Hujan Deras Angin Kencang Landa Tulungagung, Belasan Rumah Rusak

Tulungagung, Mataraman.net – Cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Tulungagung pada Jumat (3/4/2026) mengakibatkan bencana alam di sejumlah titik, meliputi tanah longsor yang memutus akses jalan serta angin kencang yang merusak belasan rumah warga.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung, Sudarmaji, mengonfirmasi bahwa rentetan kejadian tersebut bermula sekitar pukul 14.00 WIB saat hujan dengan intensitas tinggi mulai melanda wilayah setempat.
“Kami melaporkan bahwa pada hari Jumat sekitar pukul 14.00 WIB, wilayah Kabupaten Tulungagung diguyur hujan deras yang mengakibatkan bencana di beberapa wilayah, mulai dari tanah longsor hingga angin kencang,” ujar Sudarmaji dalam keterangan resminya, Jumat malam.
Akses Jalan Tertutup Longsor di Sendang
Bencana tanah longsor dilaporkan terjadi di Desa Geger, Kecamatan Sendang. Material tanah dari tebing di Dusun Ngrejeng RT 02 RW 02 dilaporkan runtuh dan menimbun seluruh badan jalan.
Sudarmaji menjelaskan material longsor tersebut menimbun total akses jalan utama yang menghubungkan menuju Dusun Turi. Akibatnya, mobilitas warga di kawasan tersebut sempat terhambat total karena kendaraan tidak dapat melintas.
Selain longsor, angin kencang juga menerjang wilayah Kecamatan Ngantru dan merusak pemukiman warga. Di Desa Kepuhrejo, tepatnya di Dusun Kepuhrejo RT 04 RW 01, terdapat tiga rumah warga yang mengalami kerusakan pada bagian atap.
Dampak lebih luas terpantau di Desa Pojok, Kecamatan Ngantru. Sudarmaji menyebutkan bahwa di Dusun Sumber, tercatat sedikitnya 15 rumah warga mengalami kerusakan ringan pada bagian atap yang terbuat dari genting maupun asbes.
“Untuk Desa Pojok, data 15 rumah tersebut masih bersifat sementara hingga pukul 19.00 WIB. Kami akan terus melakukan pembaruan data apabila semua hasil asesmen dari lapangan sudah masuk seluruhnya,” bebernya.
Kondisi Terkini dan Penanganan
Meskipun kerusakan bangunan cukup masif di beberapa titik, BPBD memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam rangkaian bencana tersebut.
Hingga Jumat malam pukul 19.15 WIB, cuaca di wilayah Tulungagung terpantau cerah berawan. Pihak BPBD melalui Pusdalops yang digawangi oleh operator Andi Dwi Laksono, Ardian Yuswantoro, dan Arif Indra Stiawan, terus melakukan langkah-langkah darurat.
“Giat kami hari ini meliputi monitoring wilayah-wilayah rawan bencana melalui grup WhatsApp, media sosial, dan radio komunikasi VHF. Personel juga telah diterjunkan ke lokasi untuk melaksanakan asesmen menyeluruh di wilayah terdampak longsor maupun angin kencang,” pungkas Sudarmaji. (bahr/red)



