Empat Korban Longsor Trenggalek Ditemukan, Proses Pencarian Dihentikan

Trenggalek, Mataraman.net – Kejadian tanah longsor di RT 21 RW 8 Dusun Banaran Desa Depok Kecamatan Bendungan Trenggalek menimpa satu keluarga. Total empat Korban meninggal dunia dan satu selamat berhasil ditemukan.
Koordinator Pos SAR Trenggalek, Bayu Prasetyo mengungkapkan bahwa proses pencarian sudah dilakukan sejak tadi malam. Dua sudah ditemukan meninggal dunia pada tadi malam dan satu selamat.
“Korban berjumlah 5, yang meninggal dunia 4 yang masih hidup 1, semua sudah diketemukan,” ujar Bayu Prasetyo kepada awak media, Minggu (2/10/2025).
Korban meninggal dunia yaitu suami istri Sarip (60), Welas (53). Kemudian yang juga meninggal ditemukan hari ini adalah Rohman (15) dan Fajar Puji Wibowo (19). Sementara yang selamat juga anaknya, yaitu Wijianto (30).
Bayu menjelaskan proses evakuasi korban terbilang tidak terlalu terkendala. Pasalnya longsor timbunan tanah yang hanya sekitar 1 meter. Namun rumah korban ambruk tidak kuat menahan longsor tebing setinggi 25 meter.
“Ditemukan di satu titik, tapi untuk proses evakuasinya cukup rumit karena mereka tertimpa timbunan rerentuhan rumah dan sedikit tanah timbunan 1 meteran,” paparnya.
Bayu tak lupa mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim gabungan yang sudah bekerja keras mengevakuasi korban. Termasuk juga warga sekitar yang ikut membantu hingga korban ditemukan.
“Kita sudah berupaya mencangkul dan memotong benda benda yang menimbun yang menjadi penghalang tersebut,” terangnya.
Bayu menerangkan korban selamat yang juga anak korban diketemukan di belakang ruang tamu seperti kamar. Wijianto sempat berteriak sebelum dievakuasi oleh warga sekitar dalam kondisi luka-luka.
“Korban selamat mengalami luka ringan, dan saat kejadian berteriak meminta tolong,” tandasnya.
Pengamatan pewarta di lokasi, tebing setinggi 25 meter tersebut menghantam rumah Sokib, hanya menyisakan dinding di sebelah utara yang hanya berdiri beberapa meter. Proses ditemukan kedua anak korban tidak lama. Yaitu pukul 08.45 WIB ditemukan Rohman, lalu disusul sang kakak, Fajar pada pukul 09.20 WIB.
Kemudian ada proses penyerahan jenazah langsung dipimpin oleh Koordinator Pos SAR Trenggalek, Bayu Prasetyo ke pihak keluarga. Lalu, jenazah dibawa ke RSUD dr Soedomo untuk dilakukan proses untuk identifikasi. Proses ini penting memastikan identitas korban sebelum jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. (bahr/red)



