Akses ke Gunung Kelud Bersolek, Mudahkan Wisatawan Menuju Kawah

Kediri, Mataraman.net Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri tahun ini melanjutkan pekerjaan pembangunan jalan menuju kawah Gunung Kelud. Hal ini sebagai upaya menggaet wisatawan agar lebih banyak berkunjung ke objek wisata andalan Kabupaten Kediri itu.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama menjelaskan, pembangunan jalan ini merupakan concern Bupati Hanindhito Himawan Pramana untuk menunjang sektor pariwisata lebih aksesibiliti di Gunung Kelud.

“Ini merupakan atensi beliau Mas Bupati. Kita melakukan pembangunan jalan ini memakai anggaran APBD 2025,” papar Irwan Chandra Wahyu Purnama diterima Mataraman.net, Minggu (11/5/2025).

Bukan hanya memudahkan akses bagi pengunjung nantinya,Irwan memaparkan pembangunan jalan itu sekaligus sebagai akses petugas dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) yang secara berkala melakukan pemantauan.

Baca Juga :  Ratusan Warga Tulungagung Terima Sosialisasi Germas dari Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi, SPd, MH bersama - Kemenkes RI

Pria berkacamata ini melanjutkan bahwadi tahun 2019 lalu pembangunan jalan akses menuju kawah Gunung Kelud telah dilakukan menggunakan struktur cor beton atau rigid pavement.

Irwan mengakui sebelum masuk ke terowongan pekerjaan jalan waktu itu hanya dilakukan pengerasan CBT (cement treated base). Selain waktu pekerjaan yang sudah lama, gegera tergerus air saat hujan kondisi jalan menjari rusak rusak.

“Jadi yang dulunya jalan masih tanah (pengerasan CBT) kini kita bangun dengan cor,” bebernya.

Irwan menambahkan pembangunan jalan di puncak gunung itu dipilih menggunakan cor karena dinilai lebih tahan dibandingkan aspal. Bukan ancaman kerusakan apabila terjadi erupsi, akan tetapi musim hujan risiko kerusakan jalan aspal amat lebih besar.

Baca Juga :  32 Warga Binaan Langsung Bebas Usai Dapat Remisi Kemerdekaan di Tulungagung

“Untuk kondisi jalan menuju puncak secara keseluruhan kita lihat kondisi baik, (prosentasenya) sekitar 92 persen. Memang ada beberapa bagian lubang-lubang di jalan aspal tapi tidak banyak” urai Irwan.

Sebagai informasi, akses ke GunungKelud tersebut dibangun dengan anggaran Rp 650.139.000 dari APBD 2025. Secara fisik bangunan itu memiliki panjang 241 meter dan lebar 4 meter. Pekerjaan pembangunan telah dimulai pada 28 Februari dan diperkirakan selesai sekitar akhir Mei 2025mendatang.

Keindahan pariwisata Gunung Kelud tak hanya menarik wisatawan domestik, melainkan juga wisatawan asing. Selain akses menuju puncak yang bisa ditempuh dengan kendaraan, salah satu yang menjadi magnet bagi wisatawan tak lain keindahan kawah Kelud. Salah satu wisatawan asal Australia yang ditemui di puncak Kelud mengaku terpukau dengan keindahan Gunung Kelud.

Baca Juga :  Genap 1 Tahun, Mas Dhito Komitmen Pelayanan Dasar Tetap Jaga Mutu di Tengah Efisiensi

“Itu pemandangannya luar biasa, tidak banyak yang seperti itu di Indonesia. Ini kali pertama aku melihat kawah seperti itu, dibandingkan dengan kawah gunung lain ini sangat bagus,” ucap Gwyn Roberts.(bahr/red)

Berita Terkait

Berita Terbaru

Puluhan Kendaraan Telat Pajak Terjaring Razia, Sebagian Bayar Pajak di Tempat

Tulungagung, Mataraman.net – Puluhan kendaraan terjaring razia yang dilakukan oleh tim gabungan di ruas Jalan Supriadi Tulungagun, tepatnya di depan Crown Victoria Hotel pada...