Takut Ditilang, Remaja Pengemudi Pikap Tabrak Polantas Polres Blitar

Blitar, Mataraman.net –  Salah satu anggota Polres Blitar saat bertugas di jalan raya, ditabrak oleh pengendara pikap. Ia adalah Aipda Zainul, sementara sang penabrak ialah LA masih berusia 17 tahun mengaku takut ketika ada razia gegara belum memiliki SIM A.

Ketakutan LA berujung kondisi lebih buruk, ia menabrak polisi. Terpantau dalam rekaman CCTV, dengan jelas, pengendara pikap menabrak Aipda Zainul di saat petugas itu melakukan pengecekan saat razia di Jalan Raya Desa Duren, Kecamatan Talun.

Polisi akhirnya menindakalanjuti insiden tersebut dengan melakukan pemeriksaan sesuai dengan UU Perlindungan Anak. Pelaku bersama oleh kedua orang tuanya saat menjalani pemeriksaan. Dari pengakuannya, pelaku takut ditilang karena belum memiliki SIM A. Saat dilakukan operasi pelaku panik dan menabrak polisi.

Baca Juga :  Dirlantas Polda Jatim Klaim Ops Patuh Semeru 2024 Tekan Angka Kecelakaan 20 Persen

“Keterangannya pengakuannya pelaku takut karena tidak memiliki SIM A, tapi saat ini masih kami mintai keterangan,” ujar Kasatreskrim Polres Blitar, AKP Rio Angga Prasetyo, Rabu (13/8/2025).

Takut Ditilang, Remaja Pengemudi Pikup Tabrak Polantas Polres Blitar
Kasatreskrim Polres Blitar, AKP Rio Angga Prasetyo. (ist)

Polres Blitar menambahkan telah mengamankan pengemudi mobil pikap warna putih, yang menabrak anggota saat sedang melakukan razia. Pengemudi itu kabur dan meninggalkan kendaraan bersama kenek di pinggir jalan.

“Yang bersangkutan masih berusia dibawah umur, setelah menabrak kabur dan mobilnya ditinggal di pinggir jalan bersama keneknya,” ulasnya.

AKP Rio juga menerangkan kondisi Aipda Zainul yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Kondisinya saat ini berangsur membaik dan masih menjalani perawatan di fasilitas kesehatan.

Baca Juga :  Refleksi Kenang Riyanto Selamatkan Umat Nasrani di Hari Natal dari Banser Tulungagung

Korban mengalami luka pada bagian pelipis. Tim kesehatan juga melakukan ct scan untuk mengetahui kondisi organ dalam.

“Hasilnya tidak ditemukan adanya pendarahan di bagian dalam, kondisinya juga sadar,” tandasnya.

Sebagai informasi, sebelumnya ramai viral di media sosial menunjukkan video polisi ditabrak viral di media sosial. Dalam video tersebut seorang anggota Satlantas Polres Blitar ditabrak pikap saat. Tabrakan tersebut cukup keras dan menghancurkan kaca bagian depan mobil. (bahr/red)

 

Berita Terkait

Berita Terbaru

Masjid Al Fattah Tulungagung Jadi Tuan Rumah Jambore ke-3 Bersih-bersih Masjid

Tulungagung, Mataraman.net - Masjid Al-Fattah Tulungagung menjadi lokasi Jambore ke-3 Bersih-bersih Masjid dengan tagline 'Bersih Masjidku, Bersih Negeriku'. Total ada ratusan peserta dari berbagai...