Hujan Tiga Jam Sebabkan Tebing Longsor, Menimpa 3 Rumah di Trenggalek

Trenggalek, Mataraman.net – Hujan dengan intensitas sedang sampai lebat mengguyur Wilayah Kecamatan Kampak Kabupaten Trenggalek. Sehingga menyebabkan tebing setinggi belasan meter longsor menimpa tiga rumah di Dusun Tanjung Desa Ngadimulyo Kecamatan Kampak Kabulaten Trenggalek.

Kalaksa BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono menerangkan bahwa kejadian berawal pada Jum’at (18/4/ 2025), sekitar pukul 17.30 WIB. Sebelumnya hujan turun sejak pada pukul 13.05 WIB dengan intensitas sedang sampai tinggi.

“Baru pukul 16.00 WIB hujan di wilayah Kecamatan Kampak mulai reda. Lalu jam 17.30 WIB tebing yang berada di depan rumah Wakidi longsor,” ujar Triadi Atmono, Sabtu, 19 April 2025.

Baca Juga :  'Mobil Senyum' Polres Tulungagung-HIPMI Bagikan 150 Nasi Kotak di Masjid Bandung

Triadi mengatakan longsor dengan material tanah dan batu juga mengenai dinding rumah dan dapur roboh rumah Nyono dan Suwoto, serta teras rumah Sumarwan juga mengalami roboh.

Mendapat laporan tersebut, 19.30 WIB Babinsa, BKTM, Kasi Trantib, Tim Reaksi Cepat (TRC). Lalu, perangkat Desa Ngadimulyo dan warga masyarakat bersama-sama menuju lokasi kejadian dan membantu mengevakuasi barang-barang hingga perabotan yang masih bisa diselamatkan.

“Hingga jam 9 malam pembersihan material longsor dilakukan, dilanjutkan hari ini dikarenakan situasi sudah malam hari,” imbuhnya.

Dari kejadian tersebut, BPBD Trenggalek mencatat bahwa ketiga rumah yang terdampak ditaksir kerugian mencapai Rp 15 juta. Mulai dari bagian dapur roboh, dinding jebol dan teras roboh.

Baca Juga :  Andik Terpilih Jadi Ketua Pagar Nusa Besuki 2026-2031, PW Jatim Tekankan Penataan Organisasi

Triadi menambahkan langsung mendata kerugian dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk membantu memberikan bantuan. Sekaligus melaporkan ke pimpinan untuk assessment awal agar tidak meluas.

BPBD Trenggalek sendiri juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk selalu waspada. Sebab di wilayah Kecamatan Kampak apabila cuaca ekstrem, kemungkinan bencana tanah longsor masih mengintai.

“Termasuk masih musim penghujan yang rawan tanah longsor khususnya di pedesaan yang mayoritas dataran tinggi atau pegunungan,” pesannya. (bahr/red)

Berita Terkait

Berita Terbaru

Masjid Al Fattah Tulungagung Jadi Tuan Rumah Jambore ke-3 Bersih-bersih Masjid

Tulungagung, Mataraman.net - Masjid Al-Fattah Tulungagung menjadi lokasi Jambore ke-3 Bersih-bersih Masjid dengan tagline 'Bersih Masjidku, Bersih Negeriku'. Total ada ratusan peserta dari berbagai...