Tulungagung, Mataraman.net – Sejumlah wilayah di Tulungagung akhir-akhir ini mulai diguyur hujan. Meski begitu, BPBD Tulungagung rupanya masih menerima laporan permintaan air bersih salah satunya di Desa/Kecamatan Besuki.
Kepala Pelaksana BPBD Tulungagung, Achmad Mugiyono mengatakan sampai saat ini masih ada permintaan air bersih. Pada Rabu (28/10/2026), BPBD Tulungagung mengirim dua truk tangki air bersih ke Desa/Kecamatan Besuki.
“Pengiriman air bersih di Desa/Kecamatan Besuki hari ini untuk sekitar 44 Kartu Keluarga (Kk) atau sebanyak 112 jiwa,” kata Achmad Mugiyono, Rabu (28/10/2026).
Meski hujan sudah mulai turun, namun nyatanya masih ada warga Tulungagung yang membutuhkan air bersih. Mengingat hujan yang turun itu intensitasnya masih rendah atau masih belum merata di seluruh wilatah Tulungagung.
Selain itu, hujan yang terjadi akhir-akhir ini hanya membasai lapisan tanah bagian atas dan belum benar-benar meresap ke dalam tanah. Kondisi itu yang masih menyebabkan adanya sejumlah wilayah yang kesulitan air bersih.
“Intensitas hujannya belum tinggi dan air belum meresap ke dalam tanah. Masih banyak warga yang membutuhkan distribusi air bersih,” ungkapnya.
Sampai saat ini, BPBD Tulungagung telah menerima laporan permintaan air bersih dari 17 desa pada delapan kecamatan. Sedangkan total warga Tulungagung yang terdampak krisis air bersih ada sebanyak 3.267 kk atau 8.853 jiwa.
Sebagai upaya penanganan krisis air bersih, BPBD Tulungagung telah mengirim sebanyak 145 truk tangki atau 725 ribu liter air bersih. Achmad menyebut jika masing-masing desa mendapat kiriman dua truk tangki dengan kapasitas lima ribu liter.
“Satu truk tangki itu kapasitasnya lima ribu liter air bersih, sehingga dalam sekali pengiriman kami menyalurkan 10 ribu liter air bersih,” pungkasnya.(sal/red)



