Mediasi Pembangunan dan Penyusunan Takmir Masjid Baiturrahman Besuki Tulungagung Berjalan Lancar, Begini Hasilnya

Tulungagung, Mataraman.net – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tulungagung memfasilitasi mediasi terkait pembangunan Masjid Baiturrahman Kecamatan Besuki, Tulungagung. Pada proses mediasi itu, disarankan agar pengurus atau takmir masjid tersebut diisi oleh elemen masyarakat yang berada di sekitar masjid dan aktif dalam kegiatan.

Pada mediasi itu, turut dihadiri oleh Kemenag Tulungagung, Polsek Besuki, TNI, MUI, KUA, serta perwakilan ormas Islam di Kecamatan Besuki, Tulungagung. Proses mediasi dilakukan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Besuki.

Mediasi Pembangunan dan Penyusunan Takmir Masjid Baiturrahman Besuki Tulungagung Berjalan Lancar, Begini Hasilnya
Kemenag Tulungagung, Polsek Besuki, TNI, MUI, KUA, serta perwakilan ormas Islam di Kecamatan Besuki setelah melakukan mediasi pembangunan dan penunjukan takmir Masjid Baiturrahman Besuki (and)

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tulungagung, H. Mohamad Afif Fauzi mengatakan, secara administrasi sebenarnya Masjid Baiturrahman ini tidak ada masalah. Diketahui, masjid ini awalnya berstatus tanah peninggalan Belanda yang telah menjadi tanah negara.

Baca Juga :  Panaskan Mesin Politik, DPW Partai NasDem Jatim Gelar Konsolidasi Strategi Pileg di Tulungagung

“Dulunya, pengelola wakaf yang sah (Nadzir) masjid ini atas nama H. Mustakim dan pihak yang mewakafkan (Wakif) yakni H. Achmad Mustofa,” kata H. Mohamad Afif Fauzi, Jumat (16/10/2026).

Seiring berjalannya waktu, masjid ini yang awalnya dikelola oleh Nahdlatul Ulama, saat ini dikelola oleh Muhammadiyah. Namun selama proses mediasi, ditekankan jika takmir masjid harus diisi oleh elemen masyarakat yang berada di sekitar masjid dan aktif dalam kegiatan serta bukan pihak dari luar daerah.

Rencananya, unsur-unsur yang masuk dan dilibatkan dalam kepengurusan takmir masjid antara lain meliputi pihak KUA, PC Muhammadiyah, MWC Nahdlatul Ulama Besuki, serta Sekretaris Kecamatan (Sekcam). Proses penyusunan ulang kepengurusan takmir masjid ini ditargetkan tuntas dalam waktu satu minggu kedepan tanpa kendala berarti.

Baca Juga :  SMAN 1 Kedungwaru Dibekali Anti Narkoba-Diklat Jurnalistik dari BNN dan Mataraman.net

“Besar harapan kami agar upaya penyusunan kepengurusan ini berjalan lancar dan senantiasa mendapat ridho dari Tuhan Yang Maha Esa demi kemaslahatan umat di wilayah setempat,” ungkapnya.

Selain membahas terkait kepengurusan takmir masjid, proses mediasi itu turut membahas rencana peletakan batu pertama pembangunan menara masjid. Semua pihak sepakat agar pembangunan menara dan fasikitas masjid dapat dikoordinasikan secara matang.

“Melalui kesepakatan ini, kami berkomitmen untuk mengedepankan prinsip musyawarah, kerukunan, serta kebersamaan demi kemaslahatan umat dan kelanjutan pembangunan fasilitas keagamaan di wilayah Kecamatan Besuki,” pungkasnya.

Sementara itu, Camat Besuki, Andik Andewiyanto mengatakan, pemerintah pada prinsipmya mendukung pelaksanaan pembangunan maupun penyusunan takmir Masjid Baiturrahman. Pihaknya juga berharap agar pembangunan dan penyusunan takmir masjid segera selesai dan masjid bisa dimanfaatkan warga.

Baca Juga :  Cegah Aksi Balap Liar di Tulungagung, Polisi Amankan 19 Motor Pakai Knalpot Brong

Maka dari itu, Andik mengingatkan pentingnya sinergi serta kerukunan antar-golongan dalam mengawal proses pembangunan fasilitas ibadah di Kecamatan Besuki ini. Disamping itu, Masjid Baiturrahman dinilai bukan milik kelompok atau ormas tertentu, melainkan milik seluruh masyarakat.

“Masjid ini milik seluruh masyarakat di Kecamatan Besuki yang harus didukung dan dirawat bersama demi kemaslahatan umat,” kata Andik Andewiyanto. (sal/red)

 

 

Berita Terkait

Berita Terbaru

Pencarian Hari Kedua, Tim SAR Gabungan Belum Temukan Pencari Gurita Hilang di Pantai Ngalur Tulungagung

Tulungagung, Mataraman.net - Hari kedua pencarian korban Angga Kurniawan (31) warga Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir, Tulungagung belum membuahkan hasil, Jumat (16/10/2026). Petugas gabungan terkendala...