Perempuan Paruh Baya di Tulungagung Jadi Korban Jambret

Tulungagung, Mataraman.net – Seorang perempuan paruh baya menjadi korban penjambretan di Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat Tulungagung pada Sabtu (13/6/2026) dini hari. Kejadian itu membut korban bernama Sutarni asal Desa Pelem Campurdarat kehilangan tas berisi uang tunai dan luka-luka karena sempat terjatuh.

Kasatreskrim Polres Tulungagung, Iptu Andi Wiranata Tamba menjelaskan penjambretan terjadi pada Sabtu sekitar pukul03.45 WIB pagi. Saat itu korban berniat hendak menuju Pasar Pojok untuk berbelanja.

“Kemarin kami menerima laporan terjadinya penjambretan di Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat, Tulungagung pada subuh dini hari,” katanya, Minggu (14/6/2026).

Menurut Tamba setiap harinya Sutarni selalu berbelanja di Pasar Pojok dan berangkat dari rumah pada subuh dini hari.
Saat kejadian korban menuju ke Pasar Pojok dengan mengendarai sepeda motor Suzuki Tornado dengan membawa srandul yang digunakan untuk menyimpang barang belanjaannya.

Baca Juga :  Tak Hanya Sarpras, Orang Tua Jadi Fondasi Penting Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Kota Batu

Saat melintasi ruas jalan Desa Pojok di utara bok macan, Sutarni dipepet pengendara motor yang berboncengan dari arah belakangnya.

Pelaku yang berada di bagian belakang kemudian menarik tas selempang milik korban hingga membuat korban terjatuh.

“Tas selempang yang dibawa korban itu sebenarnya sudah disimpan dibalik jaket yang dipakai korban,” katanya.

Menurut keterangan korban, yang menarik tas korban merupakan seorang Perempuan. Keduanya lalu melarikan diri dan menghilang menuju arah utara.

Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian berupa uang tunai di dalam tasnya serta mengalami luka-luka akibat terjatuh.

Kasus penjambretan ini dilaporkan ke Polsek Campurdarat yang kemudian dilimpahkan ke Satreskrim Polres Tulungagung.

Baca Juga :  Wisata Banyu Nget Terbengkalai Simpan Kejernihan Air dan Alam Trenggalek

Saat ini, petugas masih mendalami kasus penjambretan ini dengan memeriksa saksi termasuk korban dan mengumpulkan barang bukti.

“Kami masih mendalami kasus ini dan mengumpulkan sejumlah barang bukti untuk mengungkap pelaku penjambretan tersebut,” pungkasnya. (fik/red)

 

 

Berita Terkait

Berita Terbaru

Kesan Peserta MAKESTA IPNU-IPPNU Karanganom Trenggalek: Bekal Kehidupan di Masyarakat

Trenggalek, Mataraman.net - Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU)-Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Desa Karanganom Kecamatan Durenan Trenggalek sukses menghelat Masa Kesetiaan...