Tulungagung, Mataraman.net – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tulungagung menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) terkait PKB-BBNKB dan Pajak Daerah Tahun 2026 di Balai Desa Padansari, Kecamatan Ngunut, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa bersama yang dipimpin Haji Sutadji. Forum tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, perangkat desa, serta masyarakat.
Camat Ngunut, Yudi Irwanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan mampu mempermudah pelayanan kepada masyarakat melalui berbagai layanan terpadu yang disediakan.
“Mudah-mudahan pelayanan ini bisa memudahkan masyarakat. Banyak pelayanan yang hadir seperti pembayaran PBB, service gratis dari Toyota, layanan kesehatan, pelaporan pajak dari KPP, laporan SPPT, Gerakan Pangan Murah, hingga layanan Jasa Raharja,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut sebagai bentuk pelayanan publik yang berkelanjutan di Kecamatan Ngunut.
Sambutan berikutnya disampaikan Kepala UPT PPD Tulungagung, Gemilang Yudha Wahyu Perdana. Ia menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antarinstansi dalam mendukung program pelayanan publik dan optimalisasi pajak daerah.
“Sinergi dan kolaborasi harus tetap berjalan sebagai program bersama. Ke depan, kegiatan ini akan dirumuskan kembali sebagai program kolaboratif,” katanya.
Dalam forum tersebut, pihaknya juga menggelar sosialisasi mengenai Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), serta pajak daerah lainnya. Gemilang menegaskan bahwa pajak memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah, desa, dan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapenda Tulungagung, Tranggono Dibjoharsono, saat membuka acara menyampaikan bahwa program tersebut menjadi bagian dari upaya optimalisasi pelayanan sekaligus penguatan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat.
“Program ini menjadi harapan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa serta masyarakat untuk menjadi peran utama dalam mendorong PKB-BBNKB dan pajak daerah agar memberi manfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Tranggono kemudian secara resmi membuka Forum Konsultasi Publik tersebut.
Di akhir acara, sejumlah lembaga terkait memberikan apresiasi kepada masyarakat yang dinilai taat dan patuh membayar pajak. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan tamu undangan. (sna/red)



