Permintaan Kambing Jawa dan Wedus Gibas di BUM Desa Bale Arta Lestari Balerejo Meningkat Jelang Iduladha

Tulungagung, Mataraman.net – Menjelang Hari Raya Iduladha, permintaan hewan kurban berupa kambing Jawa dan wedus gibas di BUM Desa Bale Arta Lestari Balerejo mengalami peningkatan signifikan dibandingkan hari biasa. Peningkatan permintaan tersebut mulai terlihat sejak satu hingga dua bulan sebelum pelaksanaan Iduladha.

Manager Ketahanan Pangan BUM Desa Bale Arta Lestari Balerejo, Abdul Aziz, SE mengatakan tingginya permintaan datang dari berbagai kalangan masyarakat, mulai warga sekitar, kelompok pengajian, panitia kurban masjid, hingga pembeli dari luar desa.

“Jenis kambing Jawa dan wedus gibas menjadi pilihan utama masyarakat karena dinilai sesuai kebutuhan kurban, baik dari segi ukuran, harga, maupun kualitas hewannya,” ujar Abdul Aziz.

Baca Juga :  Polsek Bandung Tulungagung Distribusi Jual Beras SPHP 2 Ton Lebih

Menurutnya, kambing Jawa masih menjadi pilihan masyarakat karena memiliki harga yang lebih terjangkau dan perawatan yang relatif mudah. Selain itu, kambing jenis tersebut dinilai memiliki ketahanan tubuh yang baik sehingga banyak diminati pembeli dengan anggaran tertentu.

Sementara itu, wedus gibas memiliki daya tarik tersendiri karena postur tubuhnya lebih besar, berbulu tebal, dan memiliki bobot yang lebih berat. Kondisi tersebut membuat wedus gibas dianggap lebih menarik sebagai hewan kurban.

“Wedus gibas unggul dari sisi tampilan dan menghasilkan daging yang lebih banyak, sedangkan kambing Jawa lebih unggul dalam ketahanan tubuh serta biaya perawatan yang lebih ringan,” jelasnya.

Baca Juga :  Kirab Merah Putih Kawal Gus Abbas dan Kiai Imad di Tawangsari Tulungagung

Dalam menjaga kualitas hewan kurban, BUM Desa Bale Arta Lestari menerapkan proses seleksi ketat sejak pembelian dari peternak. Hewan yang dijual dipastikan memenuhi syarat kurban sesuai syariat Islam, seperti usia yang cukup, kondisi sehat, tidak cacat, aktif bergerak, serta memiliki nafsu makan yang baik.

Selain itu, pihak BUM Desa juga melakukan perawatan rutin melalui pemberian pakan berkualitas, vitamin, hingga pemeriksaan kesehatan secara berkala untuk memastikan hewan tetap layak jual dan aman dijadikan hewan kurban.

“Kami berupaya memastikan seluruh hewan yang dijual benar-benar sehat dan sesuai syariat agar masyarakat merasa aman dan percaya membeli hewan kurban di BUM Desa,” katanya.

Baca Juga :  Resmi Nakhodai Orado Tulungagung, Michail Komitmen Solidkan Cabor Domino

Pada momentum Iduladha tahun ini, BUM Desa Bale Arta Lestari menargetkan peningkatan penjualan dibanding tahun sebelumnya. Tidak hanya berfokus pada jumlah penjualan, pihaknya juga berharap dapat meningkatkan kepuasan pelanggan serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kualitas hewan kurban yang disediakan.

Abdul Aziz menambahkan, hasil penjualan hewan kurban diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan BUM Desa sekaligus mendukung pengembangan usaha desa secara berkelanjutan. (sna/red)

 

 

Berita Terkait

Berita Terbaru

Forum Silaturahmi Satkoryon Banser Sumbergempol Perkuat Wawasan Kebangsaan Kader

Tulungagung, Mataraman.net — Satkoryon Banser Sumbergempol menggelar Forum Silaturahmi yang diikuti kader GP Ansor dan Banser se-Kecamatan Sumbergempol, Minggu (10/5/2026). Kegiatan tersebut difokuskan pada...