H+3 Lebaran, Arus Balik di Wilayah Daop 7 Madiun Masih Tinggi

Kediri, Mataraman.netMemasuki hari ketiga pasca-Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau H+3, mobilitas masyarakat di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun terpantau masih sangat tinggi.

Fenomena ini terlihat dari akumulasi volume penumpang yang terus meningkat, baik pada angka keberangkatan maupun kedatangan di berbagai stasiun strategis.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengungkapkan bahwa tren pergerakan penumpang selama masa Angkutan Lebaran periode 11 hingga 25 Maret 2026 menunjukkan antusiasme masyarakat yang luar biasa. Berdasarkan data sementara yang dihimpun hingga Rabu siang, ribuan pelanggan masih memadati peron stasiun.

“Untuk periode tersebut, tercatat sebanyak 142.628 pelanggan berangkat atau naik, dan 186.713 pelanggan datang atau turun di wilayah Daop 7 Madiun,” ujar Tohari saat memberikan keterangan resmi, Rabu (25/3/2026).

Khusus untuk data hari Rabu ini, volume penumpang tercatat belum menunjukkan tanda-tanda penurunan yang signifikan. Hingga data terakhir masuk, jumlah penumpang yang berangkat mencapai 13.251 orang

Baca Juga :  Guru SMPN 1 Trenggalek Jadi Korban Pemukulan Suami Anggota Dewan

Sementara penumpang yang tiba di wilayah Daop 7 berjumlah 9.795 orang. Tohari menekankan bahwa angka tersebut masih bersifat dinamis dan diprediksi akan terus bertambah hingga penutupan operasional pada pukul 24.00 WIB.

Tohari menambahkan tingginya volume penumpang pada H+3 Lebaran ini menjadi indikator bahwa arus balik masyarakat masih berlangsung secara masif. Pihak KAI memprediksi kepadatan ini akan terus bertahan dalam beberapa hari ke depan mengingat masa libur yang mulai berakhir.

Rekapitulasi dan Puncak Arus

Berdasarkan tinjauan data sebelumnya pada periode 11 hingga 24 Maret 2026, akumulasi penumpang naik mencapai 129.377 orang dan penumpang turun sebanyak 176.918 orang.

Tercatat, puncak arus keberangkatan terjadi pada Selasa (24/3) dengan total 17.753 pelanggan. Sementara itu, titik tertinggi kedatangan penumpang sudah terjadi lebih awal, yakni pada 18 Maret 2026 dengan jumlah 15.131 pelanggan.

Secara keseluruhan, untuk masa Angkutan Lebaran yang dijadwalkan hingga 1 April 2026, KAI Daop 7 Madiun telah mencatat total sementara 198.429 pelanggan berangkat dan 217.278 pelanggan datang.

Baca Juga :  Keseruan Lomba Emak-emak Meriahkan Maulid Nabi di Trenggalek

Mengingat frekuensi perjalanan kereta api yang meningkat tajam—termasuk adanya pengoperasian KA tambahan—KAI Daop 7 Madiun mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat, terutama pengguna jalan raya yang melintasi perlintasan sebidang.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, berhati-hati, dan memastikan kondisi aman sebelum melintas. Pengguna jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api,” tegas Tohari.

Ia juga mengingatkan warga supaya tidak melakukan aktivitas di ruang manfaat jalur KA karena risiko kecelakaan yang sangat tinggi. Selain faktor keselamatan di jalur, para calon penumpang juga diingatkan untuk melakukan manajemen waktu dengan baik.

KAI menyarankan pelanggan untuk tiba di stasiun lebih awal guna menghindari risiko tertinggal kereta, serta senantiasa memeriksa jadwal keberangkatan dan menjaga keamanan barang bawaan masing-masing.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut, KAI menyediakan layanan Contact Center 121, WhatsApp resmi, maupun media sosial @KAI121 yang beroperasi selama 24 jam. (bahr/red)

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button