Sopir Truk Pengangkut Solar Terguling di JLS Tulungagung-Trenggalek Diperiksa

Tulungagung, Mataraman.netKasus tergulingnya truk pengangkut solar di Jalur Lintas Selatan (JLS) Tulungagung-Trenggalek masih belum menemui titik terang. Polisi masih memeriksa 5 saksi dari pengirim, penerima hingga sopir truk tersebut yang menghilang akhirnya ditemukan menjalani pengobatan karena mengalami dislokasi tulang.

Kasatreskrim Polres Tulungagung AKP Ryo Pradana menjelaskan,  pemeriksaan dilakukan untuk melanjutkan hasil pemeriksaan dari kejanggalan kecelakaan tersebut.  Sebelumnya sudah 2 orang diminta ini keterangan, yaitu driver dan pembeli solar.

Polres Tulungagung telah melaksanakan pemeriksaan lanjutan kepada PT LBB dan selaku H, perantara LBB dan PT KSE yang memesan solar. Termasuk penyidik juga sudah melayangkan pemanggilan kepada saksi-saksi.

“Selanjutnya (pemeriksaan) seperti pemilik kendaraan, kemudian karyawan terkait bendahara administrasi PT tersebut dan PT LBB. Total ada 5 saksi yang akan kita periksa,” ujar AKP Ryo Pradana kepada awak media di halaman Polres Tulungagung, Rabu (3/12/2025).

Baca Juga :  Wagub Emil Tinjau Longsor Jalan Nasional Trenggalek-Ponorogo, Ini Langkah Darurat yang Diambil

Penelusuran penulis, pembeli solar tersebut PT Koyo Segoro Endah (KSE) yang beralamat di Bayem, Desa/Kecamatan Besuki Tulungagung. Sedangkan pemasok solar adalah PT Lancar Berkah Berlimpah (LBB) di google maps berada di Jalan Wisma Menanggal II No 26, RT 02/RW 04, Menanggal, Kecamatan Gayungan, Surabaya.

Gudang PT LBB sendiri menurut data yang dihimpun berada di Jalan Raya KH. Syafi’i, Desa Pongangan, Kecamatan Manyar, Gresik. Perusahaan pemasok bahan bakar tersebut berbeda dengan keterangan Kasatreskrim Polres Tulungagung beberapa waktu lalu.

AKP Ryo sendiri saat melakukan pres rilis di gudang laka lantas di Boyolangu yang menyebutkan ada dari PT Ganani yang diduga sebagai pemilik truk tersebut. Saat ini sang sopir yang menghilang sudah ditemukan.

Baca Juga :  Minimarket di Trenggalek Bagikan ZHU-Zakat Ratusan Juta Rupiah Wujudkan Kemandirian Ekonomi

“Iya sudah (sopir sudah ditemukan) dalam kondisi keseleo atau dislokasi. Sewaktu kecelakaan ditolong oleh orang kemudian ditolong sangkal putung (pengobatan),” bebernya.

Ditanya jika pembeli secara resmi non subsidi ada surat permintaan depo dari PT tersebut, Polres Tulungagung belum bisa menjawab untuk mengetahui jenis solar yang dibawa truk bernopol plat palsu AG 9462 UT. Yang seharusnya untuk nopol asli atau sesuai dengan STNK adalah AG 9642 UT.

“Sementara masih baru surat permintaannya saja. Kita menunggu hasil lab terlebih dahulu,” ujarnya.

Menyoal BBM jenis solar subsidi atau bukan, AKP Ryo enggan mengungkapkan dengan pasti. Karena harus menunggu dari hasil laboratorium dari Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi LEMIGAS. Pasalnya, beberapa waktu lalu dari Satreskrim Polres Tulungagung dan Disperindag Tulungagung telah mengambil sampel barang bukti solar.

Baca Juga :  Bupati Kediri Dhito Launching Redesain Batik Panji

“Kita tunggu dan keterangan LBB. Sopir sudah diperiksa,” akuinya.

Kasus ini menyita perhatian publik. Selain saat kejadian sopir menghilang, kondisi truk pengangkut solar terguling tanpa identitas di bagian tangki. Indikasi dugaan memuat solar ilegal yang akan didistribusikan ke tambak udang di wilayah selatan. (bahr/red)

 

 

Berita Terkait

Berita Terbaru

Masjid Al Fattah Tulungagung Jadi Tuan Rumah Jambore ke-3 Bersih-bersih Masjid

Tulungagung, Mataraman.net - Masjid Al-Fattah Tulungagung menjadi lokasi Jambore ke-3 Bersih-bersih Masjid dengan tagline 'Bersih Masjidku, Bersih Negeriku'. Total ada ratusan peserta dari berbagai...