FIFA Match Day, Persik Kediri Tetap Latihan Maksimalkan Lini Penyerangan

Kediri, Mataraman.net – Selama jeda FIFA Match Day, Persik Kediri dalam mengarungi Liga 1 2024/2025 tetap menjalani latihan. Hingga 11 September 2024 kedepan, skuad Macan Putih bakal fokus dalam lini serang untuk bisa produktif mencetak gol.

Pelatih Persik Kediri Marcelo Rospide mengungkapkan skuad Ze Valente dan kawan-kawan menggunakan waktu yang ada selama jeda. Salah satu yang menjadi perhatian untuk mempersiapkan atau mematangkan penyerangan.

“Sebab lini penyerangan di pertandingan terakhir kita tidak bisa mencetak gol di tim lawan. Sehingga dengan ada waktu kita coba memanfaatkan waktu semaksimal mungkin, khusus untuk penyerangan bagaimana kita bisa mencetak gol,” ujar Marcelo Rospide diterima VIVA Jatim, Sabtu, 31 Agustus 2024.

Baca Juga :  Tiket Gelang Diterapkan, Bisa Didapatkan Mulai hari Ini Jelang Persik Lawan Bali United

Marcelo Rospide menerangkan bahwa dalam pekan ini selain tetap berlatih jug tahap persiapan ada uji coba. Persik Kediri bakal melakukan uji coba dengan menggunakan pemain yang belum dapat bermain di Liga 1.

“Kita uji coba diturunkan agar bisa bermain di hari Minggu,” bebernya.

Pelatih asal Brazil ini menambahkan setelah pertandingan pemain yang bermain di pertandingan terakhir akan mencoba diturunkan. Sehingga minggu kedepan akan menaikkan intensitas permainan, supaya persiapan ketika ada uji coba berikutnya.

Marcelo Rospide mengakui ada pemain gangguan di angkle atau pergelangan kaki. Sehingga pelatih memutuskan lebih baik menjaga pemain agar tidak memaksa latihan.

Baca Juga :  Petani Muda Dapat Apresiasi dari Bupati Kediri

“Memang kita sedikit tidak baik sehingga kita juga lebih baik kita istirahatkan pemain. Dan setelah itu, minggu depan baru kita naikkan semua,” ulasnya.

Perihal pemain muda seperti Hugo Samir dan Supriyadi, Marcelo menerangkan perlu banyak belajar. Ia berharap semoga di tahun ini diturunkan bisa belajar, belajar dan belajar.

Ia mengaku sama halnya apa yang dialami dengan Supriyadi. Kalau tahun lalu mungkin sama terjadi sekarang, sehingga Supriyadi sudah ditempat yang bagus dan bermain cukup baik.

“Semoga apa yang dilakukan Supriyadi bisa digunakan contoh untuk masa-masa yang akan datang,” tandasnya. (mad)

Berita Terkait

Berita Terbaru

Masjid Al Fattah Tulungagung Jadi Tuan Rumah Jambore ke-3 Bersih-bersih Masjid

Tulungagung, Mataraman.net - Masjid Al-Fattah Tulungagung menjadi lokasi Jambore ke-3 Bersih-bersih Masjid dengan tagline 'Bersih Masjidku, Bersih Negeriku'. Total ada ratusan peserta dari berbagai...