PeristiwaTulungagung

Puting Beliung Terjang 3 Desa di Tulungagung, Puluhan Rumah Rusak

×

Puting Beliung Terjang 3 Desa di Tulungagung, Puluhan Rumah Rusak

Sebarkan artikel ini
Puting Beliung Terjang 3 Desa di Tulungagung, Puluhan Rumah Rusak
Camat Ngunut, Didi Jarot Widodo Nur Samsu. (bahr

Tulungagung, Mataraman.netBencana angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, dan mengakibatkan sedikitnya 41 rumah warga mengalami kerusakan. Berdasarkan data sementara, kerusakan tersebut tersebar di tiga desa, yakni Desa Karangsari, Desa Panjerejo, dan Desa Tugu.

Peristiwa yang terjadi pada sore hari ini mengejutkan warga setempat karena angin kencang muncul secara tiba-tiba sebelum hujan turun. Pihak pemerintah kecamatan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera melakukan asesmen di lokasi kejadian untuk mendata kerugian material.

 Puting Beliung Terjang 3 Desa di Tulungagung, Puluhan Rumah Rusak
Rumah rusak diterjang angin puting beliung di Tulungagung. (bahr)

Salah seorang warga Desa Karangsari yang terdampak, Aziz Saiful Arifin (34), menceritakan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Menurutnya, angin datang dari arah barat daya dengan durasi yang relatif singkat namun kuat.

Baca Juga :  Kasus Kriminal di Tulungagung Meningkat 10 Persen Sepanjang 2025

“Kejadiannya tidak lama, mungkin sekitar 10 menit. Kondisinya saat itu malah belum hujan. Tiba-tiba angin muncul dan langsung menyapu bagian emperan rumah, asbes dan genting habis terbawa angin,” kata Aziz, Senin (12/1/2026).

Sementara Camat Ngunut, Didi Jarot Widodo Nur Samsu, mengungkapkan rasa prihatinnya atas musibah yang menimpa warganya. Ia menjelaskan pihak kecamatan telah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan BPBD untuk menyikapi dampak bencana secara cepat melalui program Desa Siaga Tanggap Bencana.

“Kami sampaikan terima kasih kepada teman-teman BPBD yang segera merespons bersama kami, kepala desa, perangkat, hingga RT untuk melakukan tinjaua lapangan guna penilaian kerugian,” beber Jarot kepada awak media.

Baca Juga :  Kades-Bendahara Batangsaren Tulungagung Korupsi Senilai 780 Juta Ditetapkan Tersangka

Jarot merinci, di Desa Karangsari tercatat ada 15 rumah yang terdampak, mayoritas berada di Dusun Padangan. Sementara itu, dampak terparah terjadi di Desa Panjerejo dengan total 22 rumah rusak, dan di Desa Tugu dilaporkan terdapat 4 rumah yang mengalami kerusakan.

“Kondisi rata-rata kerusakan masuk kategori ringan hingga sedang. Karena ini puting beliung, banyak atap asbes yang terangkat dan genting-genting rumah melorot jatuh,” tambahnya. (bahr/red)