Proyek Pembangunan Trotoar dan Saluran Air di Tulungagung Disidak, Target Selesai Akhir Tahun 2026

Tulungagung, Mataraman.net – Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin melakukan sidak proyek pembangunan infrastruktur di Jalan Teuku Umar masuk Kelurahan Kutoanyar, pada Rabu (14/10/2026). Proyek pembangunan infrastruktur senilai miliaran rupiah itu ditargetkan rampung pada Desember 2026.

Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin mengatakan, pembangunan infrastruktur di jalan Teuku Umar itu dilakukan pada sisi barat jalan. Dimana objek pembangunan meliputi pelebaran saluran air, penataan kabel bawah tanah dan penataan trotoar.

“Jadi ada tiga fokus pengerjaan di jalan Teuku Umar ini, mulai dari pelebaran saluran air, penataan kabel bawah tanah dan penataan trotoar,” kata Ahmad Baharudin, Rabu (14/10/2026).

Baca Juga :  Revitalisasi Display, Museum Daerah Tulungagung Bakal Terima Kucuran Dana Rp2 M dari Kemenbud RI

Secara teknis, saluran air di jalan Teuku Umar ini awalnya hanya memiliki lebar dan kedalaman sekitar 60 sentimeter. Nantinya, lebar dan kedalaman saluran air itu akan ditambah menjadi 100 sentimeter atau selebar dan sedalam 1 meter.

Selain itu, utilitas kabel di jalan Teuku Umar sebelah barat ini akan ditata dengan diletakkan pada bawah tanah. Serta trotoar di jalan Teuku Umar sebelah barat kembali ditata, mengingat konstruksi trotoar di lokasi itu sebelumnya banyak yang rusak.

“Nanti akan ada dua saluran, satu saluran air dan satunya lagi saluran untuk kabel bawah tanah. Jadi konsepnya sama seperti trotoar pada sisi timur,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kompak, Mas Dhito Bareng Mbak Dewi-Forkopimda Ikuti Rakornas di Sentul

Proyek penataan trotoar di jalan Teuku Umar ini menghabiskan anggaran sebesar Rp2,5 miliar dari APBD Tulungagung. Proyek ini ditargetkan selesai tepat waktu sesuai kontrak kerjanya yakni pada 28 Desember 2026 mendatang.

Selain penataan trotoar dan saluran air, Pemkab Tulungagung juga menyiapkan konsep penghijauan di kawasan itu. Nantinya, pohon-pohon di lokasi itu akan ditanam pada kedalaman khusus agar akar tanaman tidak merusak struktur bangunan.

“Kami juga mencatat infrastruktur lain yang mengalami kerusakan paran untuk nantinya masuk ke dalam perencanaan selanjutnya,” pungkasnya. (sal/red)

 

Berita Terkait

Berita Terbaru

Jadi Kadisdik Tulungagung, Sudarmaji Fokus Penataan dan Pemerataan Guru

Tulungagung, Mataraman.net -  Tampuk kepemimpinan pada Dinas Pendidikan (Disdik) Tulungagung baru saja berubah. Kini kursi Kepala Dinas Pendidikan Tulungagung secara definitif dijabat oleh Sudarmaji....