Perkuat Semangat Berkhidmah, MWCNU Besuki Gelar Halalbihalal dan Konsolidasi Pengurus

Tulungagung, Mataraman.netMajelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, sukses menghelat halalbihalal di Gedung MWCNU Besuki. Kegiatan tahunan ini menjadi momentum penting untuk mencairkan dinamika organisasi sekaligus memperkuat komitmen pengurus dalam berjuang di bawah naungan Nahdlatul Ulama.

Ketua MWCNU Besuki, Sapuan, menyampaikan bahwa tema besar yang diusung dalam pertemuan kali ini adalah penegasan kembali semangat perjuangan di NU.

Menurutnya, momentum saling memaafkan pasca-Ramadan dan Idulfitri sangat efektif untuk menyelesaikan berbagai kendala komunikasi yang sempat terjadi di internal kepengurusan.

“Halalbihalal ini mengangkat tema untuk menegaskan kembali semangat berjuang di Nahdlatul Ulama. Dengan momentum saling memaafkan, kesalahan atau problematika yang kemarin sempat ada di antara sesama pengurus kita cairkan,” ujar Sapuan, Ahad malam (12/04/2026).

Sapuan menambahkan suasana yang harmonis merupakan modal awal bagi organisasi untuk melakukan percepatan program. Ia berharap kegiatan ini dapat mereview kembali niat para pengurus agar muncul semangat baru dalam menjalankan program-program yang telah direncanakan maupun yang sedang berjalan.

Baca Juga :  The Role of AI in Modern App Monetization and Building User Trust

“Tujuannya adalah mereview kembali niat agar ada semangat baru untuk program-program baru, maupun program lama yang sudah berjalan agar terus dilanjutkan,” imbuhnya.

Acara ini dihadiri oleh sekitar 180 orang yang terdiri dari berbagai tingkatan kepengurusan. Undangan meliputi jajaran Mustasyar, Syuriah, Tanfidziyah, hingga perwakilan lembaga dan Badan Otonom (Banom).

“Setiap lembaga dan Banom kita batasi masing-masing tiga orang. Sementara untuk pengurus Ranting, kami mengundang lima orang pengurus harian inti, mulai dari Syuriah, Ketua, Sekretaris, hingga Bendahara,” jelas Sapuan secara rinci terkait teknis kehadiran peserta.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Tulungagung, KH Bagus Ahmadi. Dalam arahannya, Kiai Bagus menekankan pentingnya totalitas dalam berkhidmah di Nahdlatul Ulama sebagai sandaran hidup dalam berbagai aspek.

Beliau menganalogikan posisi NU seperti tongkat sebagai tempat bersandar (At-Tawakkul Alaiha). KH Bagus Ahmadi mengajak seluruh kader untuk menjadikan ajaran NU Ahli Sunnah Wal Jamaah sebagai pedoman utama, baik dalam urusan akidah, syariah, amaliah keseharian, hingga tasawuf.

Baca Juga :  Kesan Para Juara-juara Gondangkondyang Cup II Pelajar NU di Tulungagung

“Harapan kita, semua aspek kehidupan dikembalikan kepada ajaran Nahdlatul Ulama. Selain itu, proses khidmah di bidang lain seperti ekonomi juga harus kita maksimalkan. Apapun hasilnya, yang penting kita sudah berusaha melakukan ikhtiar semampu kita,” tuturnya.

Lebih lanjut, Kiai Bagus berpesan agar seluruh pengurus melandasi perjuangannya dengan niat yang tulus dan ikhlas mengikuti arahan para masyayikh (para kiai). Ia mengingatkan kembali pesan pendiri NU, Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari, tentang keberkahan bergabung dalam organisasi ini.

“Mari kita semua bergabung ke dalam jam’iyyah yang penuh keberkahan ini, yang dinamakan Nahdlatul Ulama. Kita yakin keberkahan itu akan hadir manakala kita setia mengikuti jejak para masyayikh,” pungkasnya. (bahr/red)

 

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles