Pererat Silaturahmi, Warga Tanggulturus Gelar Mancing Bersama Usai Momen Lebaran

Tulungagung, Mataraman.net –  Suasana di sepanjang bantaran sungai RT 01 RW 02, Dusun Tanggul, Desa Tanggulturus, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, tampak berbeda dari biasanya pada siang hari ini. Lokasi yang biasanya tenang tersebut mendadak ramai oleh kerumunan warga yang antusias mengikuti kegiatan mancing bersama guna mempererat semangat guyub rukun di lingkungan.

Kegiatan yang diinisiasi secara swadaya oleh warga ini mendapatkan apresiasi langsung dari Camat Besuki, Andik Andewiyanto. Menurutnya, inisiatif semacam ini merupakan langkah positif dalam membangun harmonisasi antarwarga.

“Terima kasih, kegiatan mancing ini adalah kegiatan yang sangat baik sekali. Tentunya karena kegiatan ini nanti bisa menambah tali persaudaraan di antara sesama warga, khususnya di RT 01 RW 02,” ujar Andik Andewiyanto ditemui di lokasi kegiatan, Senin (6/4/2026).

Pererat Silaturahmi, Warga Tanggulturus Gelar Mancing Bersama Usai Momen Lebaran
Penebaran ikan sebelum acara mancing dimulai.(and)

Andik menambahkan momentum ini menjadi ajang pertemuan bagi warga yang mungkin jarang berkomunikasi karena kesibukan sehari-hari. Ia mengamati bagaimana warga saling bertegur sapa sembari menunggu kail pancing mereka disambar ikan.

Baca Juga :  Banjir-Longsor Tutup Total Jalur Bandung-Prigi Trenggalek

“Jadi, yang sedianya biasanya tidak pernah ketemu, hari ini dengan kegiatan mancing bersama bisa saling bertemu, saling ngobrol, dan mengikuti kegiatan yang sangat mengasyikkan ini,” imbuhnya.

Sementara Ketua RT 01 RW 02 Desa Tanggulturus, Dwi Sigit Riyanto, menjelaskan pihak panitia telah menyiapkan stok ikan dalam jumlah yang cukup besar untuk memeriahkan acara tersebut. Ikan-ikan tersebut ditebar di area sungai yang telah ditentukan agar bisa dinikmati bersama.

“Alhamdulillah, pada siang hari ini kita menebar ikan hampir satu kuintal. Melihat animo masyarakat, mereka bisa berkumpul dan bersilaturahmi. Di momen Hari Raya Idulfitri ini, kita bisa halalbihalal dengan sarana mancing mania,” ujar Dwi Sigit.

Dwi mengaku untuk saat ini, peserta mancing sengaja dibatasi hanya untuk internal lingkungan RT 01 RW 02. Hal tersebut bertujuan agar suasana kekeluargaan tetap terjaga dan menjadi evaluasi untuk pelaksanaan di masa mendatang. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya.

Harapan Kegiatan Keberlanjutan

Baca Juga :  Warga Pakis Durenan Trenggalek Meninggal di Kamar Hotel, Diduga Serangan Jantung

Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Tanggulturus, Wahyunita Ningsih, menaruh harapan besar agar kegiatan ini tidak berhenti pada tahun ini saja. Ia menilai kegiatan mancing bersama membawa dampak psikologis yang baik bagi kerukunan desa.

“Harapannya kegiatan ini bisa dilanjutkan tahun berikutnya dengan peserta yang bertambah banyak. Ini semuanya membawa keberkahan, khususnya bagi Desa Tanggulturus,” tutur Wahyunita.

Ningsih menyarankan agar intensitas pertemuan warga melalui kegiatan rekreasi seperti ini bisa ditingkatkan. Ia berharap momen berkumpul ini tidak hanya terjadi setahun sekali saat lebaran.

“Dengan adanya kegiatan siang hari ini, harapan saya bisa menjadi momen tidak hanya sekali ini, tetapi bisa menjadi sarana berkumpul dan mengobrol bersama. Tiga bulan sekali atau setahun dua kali tidak apa-apa, jangan hanya setahun sekali,” pungkasnya.

Hingga pukul 15.30 WIB, masyarakat sekitar tumplek blek masih setia memancing. Tua, muda, hingga anak-anak masih bersemangat untuk memperoleh ikan lele yang sudah ditebar di sepanjang sungai. (bahr/red)

 

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles