Orado Tulungagung Kirim Tujuh Atlet ke Kejurprov Domino

Tulungagung, Mataraman.netPengurus Cabang (Pengcab) Olahraga Domino Indonesia (Orado) Tulungagung resmi menunjukkan taringnya dalam kancah olahraga provinsi. Di bawah kepemimpinan baru, Orado Tulungagung berkomitmen untuk mengubah pandangan masyarakat terhadap permainan domino yang selama ini kerap diidentikkan dengan aktivitas negatif.

Ketua Pengcab Orado Tulungagung masa bakti 2026-2030, Michail Candra Putra, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya tengah memfokuskan kekuatan pada ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov). Dalam ajang tersebut, Tulungagung mengirimkan delegasi terbaiknya untuk memperebutkan gelar juara.

“Tulungagung untuk saat ini mengirimkan total tujuh atlet. Kami berpartisipasi dalam dua kategori utama, yaitu kategori junior dan kategori senior,” ujar Michail saat memberikan keterangan resmi, Minggu (5/4/2026).

Perkembangan signifikan pun mulai terlihat di lapangan. Michail menjelaskan bahwa atlet dari kategori junior telah menunjukkan performa yang impresif dengan berhasil menembus babak delapan besar. Keberhasilan ini menjadi angin segar bagi regenerasi atlet domino di wilayah Tulungagung.

Baca Juga :  Berikut Susunan Persik Kediri vs PSB Biak Lanjutan Liga 1 2024/2025

Misi “Domino Naik Kelas”

Lebih lanjut, Michail membawa visi besar bertajuk “Domino Naik Kelas”. Ia menegaskan bahwa misi utama kepengurusannya adalah menghapus stigma negatif yang melekat pada permainan domino di mata masyarakat luas.

“Harapan saya untuk Orado Tulungagung ke depan, dengan narasi ‘Domino Naik Kelas’, kami ingin menghilangkan efek atau stigma negatif dari pandangan orang-orang yang menyatakan bahwa domino atau gaple adalah permainan judi,” tegasnya.

Ia menambahkan domino kini telah bertransformasi menjadi cabang olahraga yang sepenuhnya sportif dan kompetitif. Dengan status tersebut, Orado Tulungagung berupaya menjadi wadah profesional untuk menjaring talenta-talenta lokal.

Dalam upaya mencetak prestasi hingga tingkat nasional, Michail menaruh harapan besar pada dukungan seluruh lapisan masyarakat. Ia secara terbuka mengajak generasi muda di Tulungagung untuk tidak ragu mengeksplorasi potensi diri dalam cabang olahraga ini.

Baca Juga :  Jakarta Popsivo Polwan Kalahkan Gresik Petrokimia 3-1 Final Four Proliga 2025

Michail mengatakan pihaknya sangat mengharapkan dukungan dan bantuan dari setiap kalangan yang ingin mengembangkan bakat dan potensi di bidang domino. Secara khusus, ia menargetkan kelompok usia 14 hingga 18 tahun untuk masuk ke dalam kategori pembinaan junior.

“Kami mengajak adik-adik usia 14 sampai 18 tahun untuk bisa berlatih dan belajar bersama kami. Tujuannya jelas, yakni membina mereka menjadi atlet domino yang mampu bersaing di tingkat nasional,” pungkas Michail.

Melalui pembinaan yang terstruktur dan sistematis, Orado Tulungagung optimistis dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di kancah nasional dalam masa jabatan 2026-2030. (bahr/red)

 

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles