Jalur Tulungagung-Trenggalek Dibuka Kembali Usai Tertimbun Longsoran Tebing

Tulungagung, Mataraman.netHujan deras beberapa waktu lalu di wilayah Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung menyebabkan tanah longsor. Salah satunya menimpa Jalur Tulungagung-Trenggalek via Kecamatan Pagerwojo tertimbun longsor 1 meter dari tebing 70 meter.

Sementara Staf BPBD Tulungagung Sukram menerangkan, untuk longsor di Desa Kradinan ini sudah beberapa kali. Untuk kali ini tidak terlalu tebal, namun menutup seluruh akses jalur pengendara lalu lintas.

“Ketebalan material longsor ini kurang lebih 50 sampai 1,5 meter dan panjang material longsor diprakirakan 20-30 meter. Kalau tebing yang longsor sekitar 70 meter,” ujar Sukram, Senin (3/11/2025).

Jalur Tulungagung-Trenggalek Dibuka Kembali Usai Tertimbun Longsoran Tebing
Staf BPBD Tulungagung Sukram. (bahr)

Sukram menerangkan, tebingĀ  setinggi 70 meter tersebut terbilang labil. Namun rumah di sebelah tebing masih aman karena di bawah rumah merupakan tanah bebatuan, sementara yang longsor ini adalah kulit tanah. Longsor susulan bisa saja mengenai kandang tepat di atas bekas longsor.

Baca Juga :  KPU Kediri Siapkan 4 TPS Khusus di Pondok Ploso

“Masih rawan longsor jika turun hujan. Saat ini dari BPBD yaitu pembersihan meterial longsor. Terutama jalur utama dari Tulungagung ke Trenggalek. Insyaallah selesai hari ini kita selesaikan,” imbuhnya.

Sementara, Kasi Trantib Kecamatan Pagerwojo Yasriyanto menerangkan longsor di Kradinan ini sebanyak dua kali dan ada 3 kali longsor susulan. Yaitu mulai malam Jum’at, malam Sabtu dan malam Minggu.

“Akhirnya dikerjakan bersama bapak dari Koramil, BPBD sejak Jum’at bersama warga dan Minggu malamnya sudah bisa dilewati,” ulas Yasriyanto.

Akan tetapi, ia menambahkan pada malam hari kemudian alam tidak bersahabat turun hujan. Sehingga terjadi longsor yang lebih besar hingga akhirnya satu-satunya jalan utama Tulungagung-Trenggalek via Pagerwojo lumpuh

“Karena ini jalan satu satunya, akhirnya jalur lalu lintas dialihkan jalur alternatif yaitu diatasnya longsoran. Ada jalan kecil Sukosari tembus Desa Pagerwojo,” paparnya.

Baca Juga :  Gatut-Baharudin Jadi Penantang Petahana Pilkada Tulungagung

Ia mengaku menggandeng Linmas dari desa Kradinan dan relawan membantu selama dalam pengalihan jalur ini. Jika melalui jalur alternatif, pengendara harus memutar sekitar 1 kilometer dengan jalan ekstrem.

“Kalau memutar itu sekitar 1 kilometer tapi jalannya naik turun dan ngepres tidak bisa untuk berpapasan,” tambahnya.

Pengamatan di lokasi, alat berat bantuan dari Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo yang didisposisikan ke Dinas Pekerjaan Umum dan BPBD Tulungagung baru dioperasi pada pukul 09.00 WIB.

Operator alat berat langsung menyingkirkan material longsor dari bawah dibuang ke samping jalan. Air dari atas masih mengalir membuat jalan tetap licin untuk dilewati kendaraan. (bahr/red)

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button