Jaga Kondusifitas Ramadan, Forkopimcam Besuki Gandeng Kepala Desa-Perguruan Silat

Tulungagung, Mataraman.net –  Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Besuki, Kabupaten Tulungagung, menggelar rapat koordinasi (rakor) Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) guna menciptakan kondusifitas Ramadan 2026. Pertemuan ini bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan elemen masyarakat demi menjaga stabilitas wilayah.

Agenda yang berlangsung pada Sabtu malam tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimcam, Kapolsek Besuki, Danramil, seluruh kepala desa se-Kecamatan Besuki, hingga tokoh-tokoh dari berbagai perguruan pencak silat yang ada di wilayah setempat.

Camat Besuki, Andik Andewiyanto, menyatakan, pertemuan ini merupakan langkah preventif agar wilayah Besuki tetap berada dalam situasi yang aman dan harmonis. Menurutnya, koordinasi lintas sektoral sangat krusial mengingat aktivitas masyarakat meningkat selama bulan puasa hingga menjelang lebaran.

“Rakor pada malam hari ini pada prinsipnya untuk membuat wilayah Kecamatan Besuki adem ayem, tertib, dan kondusif dalam rangka kegiatan di bulan suci Ramadan serta menyambut datangnya Hari Raya Idulfitri,” ujar Andik Andewiyanto di ruangannya, Sabtu (21/2/2026).

Baca Juga :  Trans Jatim Koridor 6 Resmi Mengaspal, Sidoarjo–Mojokerto Kini Makin Terhubung
Jaga Kondusifitas Ramadan, Forkopimcam Besuki Gandeng Kepala Desa-Perguruan Silat
Camat Besuki dan Sekcam Besuki. (and)

Dalam forum tersebut, pihak kecamatan juga membuka ruang dialog bagi para kepala desa maupun perwakilan organisasi pencak silat untuk menyampaikan aspirasi. Andik mengungkapkan bahwa terdapat beberapa masukan konstruktif yang diterima untuk memetakan potensi gangguan keamanan di lapangan.

Beliau menekankan pentingnya peran perguruan pencak silat dalam menjaga perdamaian. Ia meminta seluruh anggota perguruan untuk saling bersinergi dan menanggalkan ego kelompok demi kepentingan umum.

“Pada intinya, terkait dengan seluruh perguruan pencak silat untuk saling memberikan masukan, bersinergi, dan bekerja sama agar di wilayah Kecamatan Besuki tidak ada gangguan Kamtibmas,” imbuhnya.

Pria yang pernah menjabat Sekretaris Kecamatan Bandung ini menerangkan hingga saat ini, kondisi keamanan di wilayah Kecamatan Besuki dilaporkan masih dalam keadaan terkendali.

Namun, Andik tetap mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak lengah dan turut serta proaktif menjaga lingkungan masing-masing.

Ia mengajak seluruh warga untuk mengedepankan semangat gotong royong dalam memantau situasi di desa-desa. Sinergi antara warga, aparat, dan tokoh masyarakat dianggap sebagai kunci utama terciptanya ketertiban yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Ratusan Peserta Meriahkan Senam Prolanis HUT ke-2 RSUD dr Karneni

“Mari kita bersinergi, saling membantu, dan bekerja sama membuat lingkungan kita di wilayah Kecamatan Besuki agar keamanan dan ketertibannya kondusif,” pungkasnya.

Sementara, Ketua PAC PSNU Pagar Nusa Kecamatan Besuki, Andik Sulistiono mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan Besuki. Dengan mengajak kepala desa dan seluruh perwakilan perguruan pencak silat se-Kecamatan Besuki.

“Dengan sinergitas seluruh elemen ini, menjadikan wilayah Besuki akan tercipta kondusifitas yang diharapkan,” ujar Andik Sulistiono.

Andik menambahkan komitmennya untuk memberikan edukasi kepada anggota. Di bulan Suci Ramadan untuk selalu saling menjaga, dan mengingatkan apabila ada anggota yang berpotensi mengganggu ketertiban.

“Kita tidak mentolerir bila ada santri Pagar Nusa yang melanggar hukum ataupun ketertiban di tengah masyarakat,” tutupnya. (bahr/red)

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button