Kediri, Mataraman.net – Usai hangus terbakar di akhir Agustus 2025 lalu, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) yang membangun Kantor Pemkab Kediri bakal melengkapi fasilitas penunjang, diantaranya adalah hidran serta fire detector (pendeteksi api).
Project Manager Agrinas Pangan Nusantara, Gangga Pabharata menerangkan, sejatinya kelengkapan tersebut sebagai pengamanan untuk meminimalisir dampak kebakaran. Lokasinya di Gedung Bupati dan gedung Sekretariat Daerah akan dilengkapi hidran kawasan serta pendeteksi api.
“Mitigasi awal, di dalam gedung ini pakai fire alarm,” beber Gangga pada Senin (19/1/2026) di Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri.

Dikatakannya, progres rehabilitasi dan rekonstruksi gedung ini kurang lebih mencapai 6 persen dengan pengerjaan arsitektur, Mechanical Electrical and Plumbing (MEP), serta perkuatan struktur.
Dari pengerjaan struktur yang ada, lanjutnya, gedung Sektetariat Daerah ini memiliki dampak kerusakan yang cukup parah. Sehingga diperlukan kehati-hatian dan ketelitian.
Dikatakan Gangga, pengerjaan gedung bupati akan dilakukan secara bersamaan dengan pengerjaan gedung setda. Harapannya, pengerjaan rehab tersebut bisa tepat waktu, biaya, dan mutu.
“Insyallah di awal-awal Juni sudah bisa diselesaikan,” akuinya.
Sebagai informasi, pengerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi Gedung Pemkab Kediri ini dibiayai memakai Anggaran Penerimaan Belanja Nasional (APBN) melalui Kementerian PU.
Sebelumnya, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyampaikan harapannya supaya gedung yang kini tengah direhab dapat menjadi perkantoran yang nyaman.
“Semoga nanti pada saat dimanfaatkan oleh kita semua, segala sesuatu keputusan yang kita ambil di dalam kantor itu adalah keputusan yang diridhoi dan diberkahi oleh Allah SWT, dan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Kediri,” doa bupati yang akrab disapa Mas Dhito tersebut. (bahr/red)







