Ada 4 Kereta Tambahan di Kediri untuk Mudik Lebaran 2026

Kediri, Mataraman.netMenjelang masa angkutan Lebaran 1447 Hijriah atau tahun 2026, PT KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun memastikan kesiapan armada dan infrastruktur. Fokus penambahan jadwal perjalanan di Stasiun Kediri guna mengantisipasi lonjakan pemudik, ada empat kereta api tambahan yang disediakan.

Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengungkapkan telah menyiapkan empat kereta api (KA) tambahan khusus untuk wilayah Kediri. Penambahan ini terdiri dari dua rangkaian KA Brantas untuk keberangkatan awal dari Daop 7, serta dua rangkaian KA Gajayana yang melintas di wilayah tersebut.

“Secara total, terdapat 62 perjalanan kereta api yang melayani angkutan Lebaran di wilayah Daop 7. Khusus untuk Kediri sendiri, ada 26 perjalanan kereta baik dari arah barat maupun timur,” ujar Tohari saat memberikan keterangan di Stasiun Kediri, Kamis (12/2/2026).

Baca Juga :  Konjen Jepang Buka Peluang Kerjasama Beasiswa-Tenaga Kerja ke LPK Ashabi Ansor Tulungagung

Mengenai kebijakan harga, Tohari menegaskan bahwa tidak ada perubahan skema tarif pada masa angkutan Lebaran kali ini. PT KAI tetap mengacu pada ketentuan Tarif Batas Atas (TBA) dan Tarif Batas Bawah (TBB). Ia juga menyarankan masyarakat untuk memesan tiket lebih awal agar bisa mendapatkan harga yang lebih ekonomis.

Mengingat masa mudik bertepatan dengan musim penghujan, PT KAI Daop 7 telah melakukan mitigasi di sejumlah titik pantauan khusus (lapsus). Area pengawasan ini membentang mulai dari Stasiun Walikukun hingga Blitar dan Jombang.

Tohari menjelaskan pihaknya menyiagakan petugas ekstra di jalur-jalur rawan. Petugas tambahan tersebut meliputi Petugas Jaga Lintasan (PJL) hingga pemeriksa jalur yang akan berjaga secara bergiliran.

“Kami siapkan petugas ekstra agar tidak ada kekosongan waktu pada saat pemeriksaan jalur. Hal ini krusial untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api di tengah cuaca ekstrem,” tambahnya.

Baca Juga :  Bus Shalawat Beroperasi 24 Jam di Makkah, Jemaah Haji Bisa Naik GratisĀ 

Okupansi Tiket

Berdasarkan data hingga Kamis, 12 Februari 2026, antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi. Penjualan tiket untuk masa angkutan Lebaran (H-10 hingga H+10), yang dimulai pada 11 Maret hingga 1 April 2026, telah mencapai angka yang signifikan.

Hingga saat ini, sebanyak 47.000 tiket keberangkatan dari wilayah Daop 7 Madiun telah terjual. Sementara itu, untuk volume kedatangan, tercatat sudah ada 62.000 penumpang yang melakukan reservasi.

Pihak manajemen berkomitmen memberikan pelayanan maksimal dan terus mengevaluasi setiap masukan dari pengguna jasa.

” Kami memperbaiki apa yang perlu dibenahi dari setiap keluhan pengguna jasa agar pelayanan tetap prima,” pungkas Tohari. (bahr/red)

 

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button