Tulungagung, Mataraman.net – Pelaksanaan rangkaian upacara pengibaran dan penurunan bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Besuki berlangsung khidmat dan meriah. Ribuan warga dari berbagai elemen masyarakat turut hadir memeriahkan kegiatan ini.
Rangkaian upacara pengibaran dan penurunan bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Besuki, Tulungagung digelar di Lapangan Depan Kantor Desa Besuki.

Suasana pengibaran hingga penurunan bendera Merah Putih yang diikuti oleh warga setempat dari berbagai elemen berlangsung secara khidmat dan syarat akan makna perjuangan.
Cuaca di lokasi selama pelaksanaan upacara pengibaran dan penurunan bendera juga sejuk yang semakin membuat para peserta semangat untuk mengikuti rangkaian upacara hingga tuntas.
Camat Besuki, Andik Andewiyanto mengatakan, terdapat sekitar 2.000 peserta dari berbagai elemen masyarakat yang ikut memeriahkan upacara pengibaran dan penurunan bendera Merah Putih. Mereka terdiri dari siswa-siswi SD, SMP, MTS negeri maupun swasta, serta santri Ponpes Jawahirul Hikmah (JH) dan anggota paguyuban pencak silat se-Kecamatan Besuki.
“Alhamdulillah semua elemen masyarakat berjumlah sekitar 2.000 orang hadir untuk memeriahkan semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” kata Andik Andewiyanyo, Senin (17/8/2026).

Selain itu, barisan upacara juga diisi oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) lintas sektoral, para guru, unsur Linmas, Banser, serta ormas keagamaan seperti MWC NU, Fatayat, Muhammadiyah, dan ‘Aisyiyah. Semua pihak kompak bersatu untuk memeriahkan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan ini digelar untuk memupuk rasa nasionalisme dan patriotisme masyarakat terhadap bangsa dan negara. Harapannya, melalui momen peringatan kemerdekaan ini, seluruh warga desa di wilayah Kecamatan Besuki senantiasa dianugerahi kehidupan yang aman, tenteram, dan sejahtera (gemah ripah loh jinawi, toto tentrem kerto raharjo).
“Harapan kami, kegiatan pengibaran bendera Merah Putih ini bisa memupuk rasa nasionalisme dan patriotisme masyarakat agar tetap bersatu seperti apa yang dicita-citakan para parhlawan,” pungkasnya. (sal/red)



