PAC IPNU-IPPNU Ngunut Gelar “Pelajar Future Class”, Soroti Tantangan Pendidikan dan Sosial Generasi Muda

Tulungagung, Mataraman.net  — Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Kecamatan Ngunut menggelar seminar dan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Future Heroes: Pemuda dalam Tantangan Pendidikan dan Sosial” di MTsN 5 Tulungagung, Sabtu (23/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi forum penguatan kapasitas pelajar dalam menghadapi tantangan pendidikan, sosial, dan perkembangan teknologi di era digital.

Sekitar 200 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri atas pengurus PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Ngunut, PR IPNU-IPPNU se-Kecamatan Ngunut, PAC IPNU-IPPNU se-Kabupaten Tulungagung, serta perwakilan OSIS tingkat SMP dan SMA sederajat se-Kecamatan Ngunut.

Ketua Steering Committee kegiatan, Muhammad Ni’am Arif, mengatakan bahwa Pelajar Future Class dirancang sebagai ruang edukasi sekaligus refleksi bagi generasi muda untuk memahami tantangan masa depan secara lebih luas.

Menurutnya, perkembangan teknologi yang berlangsung cepat harus diimbangi dengan penguatan karakter, kepedulian sosial, serta kemampuan berpikir kritis.

Baca Juga :  Puluhan Santri Terima Makanan Bergizi dari Polres Tulungagung

“Pelajar hari ini hidup di tengah perkembangan zaman yang sangat cepat. Teknologi berkembang pesat, informasi begitu mudah diakses, tetapi di sisi lain tantangan sosial dan moral juga semakin besar. Maka generasi muda harus mampu menjadi pribadi yang cerdas, adaptif, dan memiliki kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.

Ia menambahkan, organisasi pelajar seperti IPNU dan IPPNU memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda agar tidak hanya aktif secara akademik, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, panitia menghadirkan tiga narasumber dari latar belakang pendidikan dan kepemudaan yang berbeda.

Narasumber pertama, Dr. M. Kholid Thohiri, membahas tantangan pendidikan di era digital. Ia menilai perkembangan teknologi harus dibarengi penguatan nilai moral, keagamaan, dan kemampuan adaptasi pelajar.

Menurutnya, paradigma gerakan IPNU-IPPNU perlu berkembang lebih progresif, terutama dalam sektor pendidikan. Salah satu langkah yang dinilai penting ialah penguatan program scholarship atau beasiswa bagi kader.

Baca Juga :  BGN Gelar Bimtek Serentak untuk 35.000 Penjamah Pangan di 38 Kab/Kota Pulau Jawa

“IPNU-IPPNU hari ini harus mulai memikirkan langkah besar di sektor pendidikan. Salah satunya bagaimana organisasi mampu menghadirkan fasilitas scholarship atau beasiswa bagi kader-kadernya agar proses belajar mereka dapat terus berkembang,” jelasnya.

Ia juga menyoroti derasnya arus informasi di media sosial yang dinilai dapat memengaruhi pola pikir generasi muda apabila tidak disikapi secara kritis.

“Kader IPNU-IPPNU harus mampu melihat persoalan dari berbagai sudut pandang. Jangan mudah terpengaruh penggiringan opini. Sikap kritis dan tindakan preventif sangat penting agar generasi muda tidak mudah terseret informasi yang belum jelas kebenarannya,” tegasnya.

Sementara itu, narasumber kedua, Muhammad Ahsanur Rizqi, menekankan pentingnya pengembangan soft skills, literasi digital, kemampuan komunikasi, dan kolaborasi bagi pelajar.

Baca Juga :  Pemkab Tulungagung Siapkan Rp3 Miliar Anggaran BTT untuk Antisipasi Bencana Hidrometeorologi

Menurutnya, tantangan generasi muda ke depan akan semakin kompleks sehingga pelajar tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan akademik.

“Pelajar harus memiliki kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kreativitas, dan kemampuan berkolaborasi agar mampu bersaing dan berkontribusi untuk masa depan bangsa,” ujarnya.

Narasumber ketiga, Jairi Irawan, memberikan motivasi kepada peserta mengenai pentingnya memanfaatkan masa muda untuk belajar, berorganisasi, dan membangun pengalaman.

“Gunakan waktu muda untuk belajar, mencari pengalaman, membangun relasi, dan menikmati proses berkembang menjadi pribadi yang lebih baik,” katanya.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi seminar dan FGD yang membahas berbagai isu pendidikan, organisasi, hingga tantangan sosial generasi muda di era digital.

Melalui kegiatan Pelajar Future Class, PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Ngunut berharap dapat mendorong lahirnya generasi muda yang progresif, inovatif, dan memiliki kepedulian sosial dalam menghadapi tantangan masa depan. (sna/red)

 

 

Berita Terkait

Berita Terbaru

Kukuhkan Pengurus Baru, Banser Tulungagung Gelar Apel Kesetiaan

Tulungagung, Mataraman.net - Suara derap langkah kaki dan gema syiar memenuhi Lapangan Pasren Garuda Wates, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung pada Minggu (24/5/2026). Seluruh kader...