Pemkab Ultimatum PKL Untuk Jaga Kebersihan Alun-alun Trenggalek

Trenggalek, Mataraman.net –  Momen HUT ke-54 KORPRI dan HUT ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP) di Alun-Alun Trenggalek diperingati dengan sederhana. Sekda Trenggalek, Edy Soepriyanto mengultimatum tegas kepada pedagang untuk menjaga lingkungan di Alun-alun Trenggalek

Edy Soepriyanto mengatakan saat ini Pemkab Trenggalek masih mentolelir. Namun seharusnya pedagang bisa menjaga kebersihan lingkungan di sekitar. Karena Alun-Alun sebenarnya adalah ruang terbuka hijau untuk aktivitas masyarakat.

“Alun-Alun bukan peruntukannya untuk berdagang karena merupakan ruang terbuka hijau untuk masyarakat. Tapi saat ini pemerintah masih mentolelir aktivitas masyarakat berdagang,” papar Edy Soepriyanto, Senin (3/11/2025).

Menurut Edy, selama ini Pedagang Kaki Lima (PKL) di seputaran Alun-Alun Trenggalek ditolelir pemerintah untuk bisa berdagang, padahal lokasi yang ditempatinya bukan peruntukannya. Sehingga, Sekda penghobi bola itu menegaskan akan melakukan pembinaan untuk PKL dalam waktu dekat.

Baca Juga :  Bupati Trenggalek Sampaikan Beberapa Fokus Perubahan APBD Tahun Anggaran 2024

“Jika pemerintah sudah mentolelir sudah seharusnya PKL ikut menjaga kebersihan lingkungan mereka berdagang,” tegasnya.

Kendati Sekda Trenggalek mengultimatum keras, namun mendapat sambutan positif pedagang seputaran Alun-Alun Trenggalek. Salah satunya dari pedagang Jus dan Salad Buah, Qoirudin.

Ia mengaku wajar apabila Pemkab Trenggalek mengultimatum keras pedagang. Itu dilakukan agar lokasi sekitar Alun-alun Trenggalek tetap bersih. Sehingga wajib bagi pedagang untuk menjaga kebersihan lingkungan.

“Sebab dengan bersih akhirnya kenyamanan bagi pengunjung,” papar Qoirudin.

Oleh sebab itu, sesama pedagang, pria yang akrab disapa Qoir ini mengajak kepada sesama pedagang untuk menjaga kebersiha. Jika bersih, maka pembeli pun juga akan ikut merasa nyaman dan menambah penjualan.

Baca Juga :  Mas Dhito Alokasikan Bantuan Modal Bagi 5.446 UMKM Kabupaten Kediri

“Ayo kita jaga bersama sehingga semakin nyaman dan semakin banyak yang berkunjung ke Alun-Alun,” pungkasnya. (bahr/red)

 

Berita Terkait

Berita Terbaru

Hingga Juli 2026, Kecelakaan Lalu lintas Melibatkan Pelajar di Tulungagung Capai 300 Kasus

Tulungagung, Mataraman.net - Kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar di Tulungagung terbilang cukup tinggi selama enam bulan terakhir, tepatnya hingga Juli 2026. Para...