Sukses, SMAN 1 Kedungwaru Bekali Siswa Kemampuan Jurnalistik-Konten Hadapi Era Digital

Tulungagung, Mataraman.net – SMAN 1 Kedungwaru Tulungagung membekali siswanya dengan pelatihan jurnalistik dan konten media sosial sebagai persiapan menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan.
Kepala Sekolah SMAN 1 Kedungwaru, Khabib Sholeh menekankan, kemampuan ini tidak hanya penting untuk tugas sekolah, tetapi juga sebagai bekal untuk menanggapi informasi secara kritis.
Menurutnya, ilmu jurnalistik berpotensi menjadi lahan menciptakan lapangan kerja sendiri. Sehingga pelatihan jurnalistik ini sangat relevan untuk bekal para siswa di masa mendatang. Materi yang diberikan bukan sekadar tugas, melainkan merupakan fondasi penting untuk masa depan.
“Materi itu tidak sekadar materi tugas sebagai pelajar, tapi itu juga sebagai bekal kalian ke masa depan. Bagaimana menanggapi berita dan sebagainya,” ujar Khabib Sholeh, Kamis (20/11/2025).

Ia bahkan mendorong siswa untuk mendalami bidang ini, sebab jurnalistik dapat menjadi peluang karier yang menjanjikan.
“Bahkan yang lebih, kalau kalian betul-betul mendalami ini dan menjiwai sampai masuk ke dunianya, ini sebagai lahan untuk kalian bisa menciptakan dunia kerja sendiri,” katanya.
Menurutnya, pekerjaan di bidang jurnalistik adalah pekerjaan yang terhormat. Kepala sekolah juga menantang siswa untuk mulai mengeksplorasi dan memublikasikan sisi-sisi positif SMAN 1 Kedungwaru yang selama ini belum terekspos.
Hal itu dilakukan sebagai tindak lanjut pelatihan, siswa diminta membentuk kelompok untuk membuat karya jurnalistik.
“Ada banyak sisi yang belum terekspos, maka kalian punya kewajiban, misalkan dibagi satu kelompok terdiri dari empat atau lima orang,” jelasnya.
Sholeh menyarankan berbagai tema eksplorasi, mulai dari kegiatan ekstrakurikuler seperti Pramuka, Paskibraka, Basket, atau Voli, hingga profil kelas, kegiatan istirahat, atau momen saat anggota kelas mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Hasil karya ini diharapkan dapat dibagikan di media sosial seperti TikTok.
“Kalian punya kemampuan itu biar SMAN 1 Kedungwaru dikenal dengan masyarakat terutama dengan prestasinya. Saya tunggu hasilnya,” pungkasnya.
Sementara itu, salah satu peserta pelatihan, Dini Ilmira Nabawinda dari kelas X-10, mengungkapkan kesan positifnya terhadap materi yang diberikan. Menurutnya, materi tersebut tidak hanya berbobot tetapi juga sangat relevan dengan minat siswa generasi digital.
“Tadi mengenai algoaritma platform seperti Instagram, TikTok, terus menurut saya itu sangat informatif, jadi saya mengetahui tips-tips FYP ke orang itu bagaimana,” ujar Dini.
Dini menambahkan, mengikuti pelatihan jurnalistik dan media sosial ini memberikannya kesan yang luar biasa.
“Kesannya jos,” tutupnya sambil mengacungkan jempol sembari tersenyum. (bahr/red)



