Seloroh Gus Ipul saat Ditanya Maju Ketum PBNU: Potongan Saya Pantas Tidak?

Trenggalek, Mataraman.net –  Perhelatan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama, Konferensi Besar (Konbes), hingga Muktamar Ke-35 NU tidak lama lagi akan berlangsung. Sekretaris Jendral (Sekjen) PBNU, Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul saat ditanya maju Ketua Umum (Ketum) menjawab dengan santai dan berseloroh.

“Potongan saya pantas apa tidak? Banyak yang lain lah,” seloroh Gus Ipul kepada awak media di Pendopo Manggala Praja Nugraha Trenggalek, Minggu (29/3/2026).

Sekali lagi, Gus Ipul menolak untuk maju dalam kontestasi 5 tahunan di PBNU. Pasalnya masih banyak yang lebih pantas untuk memimpin organisasi keislaman terbesar ini.

“Enggak ada potongan saya jadi Ketua Ketum,” bebernya.

Sementara disinggung majunya Ketum PBNU yang saat ini, KH Yahya Cholil Tsaquf, Gus Ipul menerangkan bisa saja. Karena yang menentukan adalah peserta Muktamar ke-35 NU nanti.

“Ya semuanya bisalah. Siapapun boleh. Tapi yang menentukan kan nanti yang menentukan muktamairin,” bebernya.

Pun juga berseloroh kepada awak media, bahwa semua bisa menjadi Ketum PBNU. Akan tetapi harus memenuhi syarat-syarat yang sudah ditetapkan dalam Anggaran Rumah Tangga (ART) Nahdlatul Ulama.

Baca Juga :  Pagar Nusa Bandung Tulungagung Bagikan Ratusan Takjil, Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan

“Samean yang mau maju boleh. Kalau memenuhi syarat,” ulasnya.

Sementara untuk update persiapan Muktamar 2026 ini, lokasinya belum diputuskan. Keputusan lokasi masih menunggu rapat bersama PBNU.

“Belum lagi di lagi belum dirapatkan, belum diputuskan. Yang yang mengusulkan banyak, yang mengusulkan banyak tapi tentu nanti akan diputuskan melalui rapat,” jelasnya.

Disinggung lokasi kuat ada di Jawa Timur, Gus Ipul menegaskan masih belum mengetahui. Karena memang harus melalui rapat bersama untuk menentukan finalisasi lokasi Muktamar.

“Ya belum tentu, wong belum diputuskan kok samean bicara di Jawa Timur. Ya belum diputuskan, tapi usulan-usulan dari berbagai daerah banyak,” akuinya.

Sedangkan untuk kapan dilaksanakan Muktamar NU, Gus Ipul menerangkan tidak akan lama lagi. Yaitu sekitar 3 bulanan, dan paling lambat pada Agustus 2026.

“Kalau Muktamarnya insyaallah rencananya di bulan Juli atau selambat-lambatnya Agustus. Itu yang sudah diputuskan ya melalui rapat gabungan. Tapi kalau untuk konbes kira-kira April bulan depan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Cukup Alat Bukti, Pelaku Pemukulan Guru SMPN 1 Trenggalek Jadi Tersangka dan Ditahan

Beliau mengaku untuk Steering committee (SC) atau komite pengarah, KH Ahmad Said Asrori dengan Sekretaris SC, Prof Muhammad Nuh. Lalu, untuk Sekretaris Organizing Committee (OC) atau Panitia Pelaksana, Lora Amin Said Husni.

“Ada Katib Am menjadi ketua SC, sekretaris SC-nya itu Prof Muhammad Nuh. Sekretaris OC-nya Lora Amin Said Husni,” ujarnya.

Beliau mengaku kepanitian inti sudah dibentuk. Pasalnya, sebelum Muktamar nanti akan diselenggarakan Konferensi Besar (Konbes) dan Munas Alim Ulama. Gus Ipul sendiri dipercaya menjadi Ketua Panitia dalam hajat 5 tahunan PBNU tersebut.

“Saya kebetulan dipercaya selaku ketua panitia konferensi besar dan Munas Alim Ulama sekaligus nanti Ketua panitia Muktamar,” ulasnya.

Pria yang saat ini juga menjabat sebagai Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI) ini tidak lupa meminta doa restu kepada seluruh umat. Supaya PBNU bisa menyelenggarakan Muktamar dengan lancar.

“Ya mohon doa restunya saja. Semuanya berjalan dengan baik ya. NU kondusif. Tentu, itu kondusif,” pintanya. (bahr/red)

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button