Tulungagung, Mataraman.net – Sebagai bentuk syukur atas kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia , warga Desa Jatimulyo, Kecamatan Kauman, Tulungagung, Jawa Timur menggelar acara makan gratis, Minggu (24/8/2025) malam.
Kegiatan itu berlaku umum. Warga pun menyerbu puluhan stand makan gratis yang berada di sepanjang jalan desa tersebut. Tepat pukul 19.00 terdengar bunyi kembang api. Dor…dor…dor…! Di langit Desa Jatimulyo juga terlihat pendaran cahaya dari kembang api. Itulah tanda dimulainya makan gratis.
Aneka makanan pun tersaji. Mulai rawon, soto, pecel, sompel, lodho, sate ayam, tiwul dan lain sebagainya. Tak ketinggalan kudapan, seperti ketan bubuk, ketela rebus, jagung rebus, aneka gorengan dan masih banyak lagi.
Berbagai minuman dan buah-buahan juga tersedia. Jeruk. semangka, pisang, dan lain sebagainya.
Tiap rukun tetangga menyediakan stand makanan. Padahal di Desa Jatimulyo terdapat puluhan RT. Tiap RT mendapat bantuan dari pemerintah desa sebesar Rp 500 ribu. “Dana itulah yang digunakan untuk makan gratis,” kata Rurin. warga sekitar.
Tidak hanya warga Jatimulyo, makan gratis itu terbuka untuk warga desa lain. Seperti Aisyah, warga Desa Winong. Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung, Jawa Timur. Ia bersama suaminya ikut berburu makanan gratis.
“Lumayan bisa makan gratis,” kata wanita dengan dua anak itu.
Terlihat antrean saat diberlakukan makan gratis. Masyarakat pun berebutan. Dalam hitungan menit, aneka makanan itu pun berpindah tangan ke warga.
Mereka makan sambil melihat berbagai hiburan. Mulai kuda lumping alias jaranan, organ tunggal, campursari, karaoke atau panggung gembira lainnya.
Kepala Desa Jatimulyo Sugiono bersama aparat pemerintah desa lainnya mengunjungi stand makan dan panggung hiburan. Kades Sugiono mengucapkan terima kasih kepada warga desa yang memeriahkan HUT RI ke-80 dengan mengadakan makan gratis dan panggung hiburan. Ia juga berpesan agar selalu menjaga kekompakan. (her/red)