Pohon Tumbang Timpa Mobil di Bandung Tulungagung, Arus Lalu Lintas Sempat Lumpuh

Tulungagung, Mataraman.net – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kecamatan Bandung, Tulungagung, mengakibatkan pohon tumbang di dua titik jalur utama Suranlor-Surankidul. Sebuah mobil Suzuki Ertiga dilaporkan ringsek tertimpa batang pohon saat melintas di depan SPBU Suruhan Lor, Kecamatan Bandung.
Kapolsek Bandung, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Sumaji menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Saat itu, cuaca di lokasi memang sedang ekstrem dengan curah hujan yang tinggi.
“Terjadi hujan lebat disertai angin. Di depan SPBU Suranlor, ada pohon tumbang yang mengenai mobil Suzuki Ertiga warna putih,” ujar AKP Sumaji, Jum’at (2/1/2026).
Mobil tersebut diketahui sedang melaju dari arah utara menuju selatan. Meski bagian belakang kendaraan mengalami kerusakan cukup parah, Sumaji memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Penumpang yang merupakan warga Kabupaten Trenggalek dilaporkan selamat tanpa luka serius. AKP Sumaji menerangkan terdapat dua titik pohon tumbang di jalur tersebut, yakni di depan SPBU Suruhan Lor dan di jalur arah selatan menuju Suruhan Kidul.
Sementara untuk proses evakuasi dilakukan secara kolaboratif antara pihak kepolisian, BPBD, Damkar, dan dibantu oleh warga setempat. Dengan menggunakan peralatan seadanya, akhirnya bisa membersihkan pohon yang tumbang.
“Proses evakuasi saat ini sudah selesai. Tadi warga sangat membantu, khususnya di TKP pertama, mereka menggunakan alat seadanya seperti gergaji manual dan sabit,” tambahnya.
AKP Sumaji mengatakan insiden ini sempat memicu kemacetan panjang selama kurang lebih 30 menit. Hal ini dikarenakan lokasi kejadian merupakan jalur utama bagi wisatawan yang pulang dari arah Pantai Gemah maupun Pantai Prigi.
Untuk mengurai kepadatan, pihak kepolisian sempat melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan kendaraan dari Pos Pengamanan (Pospam) Bandung di Simpang Tiga Pasar Bandung menuju arah timur.
“Arus lalu lintas sempat macet sekitar 30 menit. Tadi sempat kita laksanakan rekayasa lantas, kita alihkan arus terutama dari simpang tiga pasar ke arah timur sebentar selama proses evakuasi yang memakan waktu sekitar 15 hingga 30 menit,” pungkas Sumaji. (bahr/ono)



