PemerintahanTulungagung

Pemprov Jatim Salurkan Bansos 6,1 Miliar di Tulungagung

×

Pemprov Jatim Salurkan Bansos 6,1 Miliar di Tulungagung

Sebarkan artikel ini
Pemprov Jatim Salurkan Bansos 6,1 Miliar di Tulungagung
Khofifah memberikan bantuan kepada masyarakat Tulungagung. (bahr)

Tulungagung, Mataraman.net –  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat Kabupaten Tulungagung. Tak tanggung-tanggung, bantuan yang diserahkan kepada 315 orang yang menerima manfaat senilai Rp 6,1 miliar.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengungkap bahwa Tulungagung ini salah satu lokasi di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. Ia ingin memastikan bahwa bansos ini sampai kepada mereka yang memang sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Kenapa begitu karena ada kategori KIP Jawara. Jadi inklusi ini bagi mereka syarat pertama adalah single mom atau single parent, kedua adalah mereka yang punya anak difable,” ujar Khofifah Indar Parawansa di Pendopo Kongas Arum Kusumaningbongso Tulungagung, Selasa (26/8/2025).

Khofifah menambahkan penerima selanjutnya ada lansia rentan yang memiliki kualifikasi tersebut. Sehingga pihaknya ingin menjaga supaya kerentakan ekonomi tidak semakin ekstrem.

Baca Juga :  Konsisten Pembinaan WBP, Lapas Tulungagung Sabet Juara Umum Perkemahan Pemasyarakatan 2025

Dirinya melanjutkan mereka yang membutuhkan, seperti orang miskin, sakit, atau kurang beruntung, demi rasa kasih sayang atau kemanusiaan. Serta bantuan ada yang bersifat pemberdayaan.

“Untuk yang charity misalnya untuk difabel, minimal disabilitas jadi memang kategori kategori berat yang mendapatkan asistensi sosial penyandang disabilitas,” paparnya.

Senada, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Restu Novi Widiani mengungkapkan bantuan dari Pemprov Jawa Timur senilai Rp 6,142 miliar. Terdiri dari Dinsos Rp 4,402 miliar, Dinas PMD Rp 1,714 miliar, dari zakat Produktif BUMD ada Rp 25 juta.

“Semua ini diserahkan secara simbolis 312 penerima manfaat,” ujar Restu Novi Widiani.

Novi mengungkapkan bantuan ini adalah beberapa item, pertama PKH PLus bagi lansia 70 tahun ke atas dari keluarga PKH. Untuk Tulungagung ini ada 927 penerima.

“Tadi kita lihat ada asistensi disabilitas berat 3,6 juta per tahun, satu bulan 300 ribu dari Tulungagung ada penerima 124 penerima,” paparnya.

Baca Juga :  Pemprov Jatim Target Akhir Januari 2025 Warga Tanah Gerak Trenggalek Dapat Kepastian

Selain itu, ada BLT 857 jiwa yang masing masing mendapatkan Rp 1,3 juta. Lalu, program pemberdayaan masyarakat program KIP Jawara sudah berikan masing masing 3 juta untuk 100 penerima per tahun.

“Kemudian juga kita berikan alat bantu penyandang cukup banyak disabilitas di sini ada 31 unit senilai 106 juta,” tandasnya.

Sebagai informasi penyerahan bantuan dari Pemprov Jatim yaitu Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD), alat bantu mobilitas bagi lanjut usia dan disabilitas, bantuan sosial kepada lansia (PKH Plus). Bantuan langsung tunai butuh pabrik rokok lintas wilayah, bantuan kewirausahaan Inklusif dan produktif KIP Putri Jawara.

Zakat Produktif, Bantuan Program pemberdayaan BUMDES, program desa berdaya, dan Program Jatim Puspa, bantuan operasional pendamping PKH Plus, serta tali asih bagi TKSK dan Tagana. (bahr/red)