Musda VII, LDII Kota Kediri Siap Sinergi dengan Pemkot Wujudkan SDM Unggul

Kediri, Mataraman.net – Musyawarah Daerah (Musda) VII LDII Kota Kediri berlangsung di Gedung DMC Pondok Wali Barokah Kota Kediri. Mengambil tema ‘Mewujudkan SDM Profesional Religius untuk Kota Kediri MAPAN Menuju Indonesia Emas ‘ ingin bersinergi dengan semua pihak termasuk Pemkot Kediri.
Ketua DPD LDII Kota Kediri, H Agung Riyanto mengungkapkan tema tersebut diambil selaras dengan prioritas program kerja dari DPP DPW. Yaitu memperkuat program DPP juga ada 8 bidang pengabdian yang juga bisa disinergikan dengan lintas instansi.
“Kita sinergikan dengan visi misi Pemerintah Kota Kediri MAPAN, maju, agamis, produktif aman dan ngangeni,” ujar Agung Riyanto, Rabu (17/12/2024).
Agung mengaku terkait Musda ke-VII di Kota Kediri yang pertama adalah forum tertinggi di organisasi. Ada tiga hal yang dilakukan yaitu mulai evaluasi kinerja sebelumnya hingga program kerja 5 tahun yang akan datang dan pemilihan pengurus periode 2025-2030.
Sementara untuk rangkaian musyawarah daerah ada beberapa rangkaian yang dikerjakan. Mulai seminar-seminar, bazar, penghijauan hingga ada bakti sosial pembagian sembako.
LDII untuk bangsa wawasan kebangsaan Kemudian pendidikan dakwah ekonomi syariah, ketahanan pangan dan lingkungan hidup, kemudian teknologi informasi kesehatan herbal dan energi terbarukan ini
Agung menambahkan fokus LDII adalah dalam rangka pembinaan karakter. Pihaknya juga punya tiga market keberhasilan, pembinaan generasi yaitu menjadi generasi yang memiliki akhlakul karimah, alim fakih dan kemandirian.
“Tentunya inline lain dengan isu-isu terkini yang ada di Kota Kediri terkait dengan stunting kemudian terkait kemiskinan. kita LDII terus berkomitmen agar nanti program kerja kita kita sinergikan dengan program visi-misi Pemerintah Kota Kediri,” tambahnya.
Senada, Ketua DPW LDII Jawa Timur, Amrodji Konawi, menegaskan bahwa aspek kebangsaan menjadi prioritas utama dari delapan program pengabdian organisasi. Menurutnya, Indonesia merupakan rumah besar yang dihuni oleh beragam suku dan golongan, sehingga komitmen kebangsaan harus ditempatkan di posisi pertama.
“Dalam pelaksanaan kegiatan, DPD LDII Kota Kediri memiliki tanggung jawab menjalankan program internal maupun arahan DPW. Fokus nomor satu adalah terkait kebangsaan,” ujar Amrodji
Amrodji memberikan apresiasi tinggi terhadap kepemimpinan Agung Sukmono yang dinilai sukses menjalankan tugas selama masa jabatannya. Ia menilai hubungan vertikal maupun horizontal yang dibangun LDII Kota Kediri berjalan sangat harmonis.
Ia menjelaskan, terdapat dua parameter utama untuk mengukur kesuksesan tersebut. Pertama, LDII aktif terlibat dan diundang dalam kegiatan Pemerintah Kota (Pemkot) maupun organisasi lintas agama seperti NU, Muhammadiyah, dan FKUB. Parameter kedua adalah kehadiran unsur pemerintah dan tokoh organisasi lain saat LDII menyelenggarakan kegiatan.
“Secara vertikal dan horizontal, program Pak Agung saya nilai sukses. Indikatornya, LDII senantiasa hadir membersamai Wali Kota guna memastikan program pemerintah terlaksana dengan baik, terutama dalam menciptakan ketenangan di masyarakat,” imbuhnya.
Senada, Walikota Kediri, Vinanda Prameswari menjelaskan sumbangsih LDII dalam pembinaan generasi muda, penguatan nilai keagamaan, serta menjaga keharmonisan sosial perlu diapresiasi.
Dikatakannya, penguatan sumber daya manusia yang profesional dan religius merupakan fondasi penting dalam menghadapi tantangan pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.
“Pembangunan tidak hanya soal infrastruktur, tetapi menyiapkan manusia yang unggul secara kompetensi, kuat secara karakter, dan spiritual,” ujar Vinanda. (bahr/red)



