Blitar, Mataraman.net – Direktur Perfilman, Musik, dan Seni di Direktorat Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Kementerian Kebudayaan (Kemenbud), Dr Syaifullah Agam berharap Blitar Etnic Nasional (BEN) Carnival 2025 masuk kalender Kharisma Event Nusantara (KEN).
Diakuinya, di KEN sendiri ada seratus lebih event unggulan yang telah dikurasi secara ketat dari 38 provinsi di Indonesia. Kemenbud mendorong Kota Blitar untuk terus berinovasi dan menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat.
“Ini harusnya didorong di KEN supaya eksposurnya juga nasional dan masuknya ke kita. Ini di kementerian kebudayaan juga bisa bantu untuk meng-up acara acara seperti ini,” papar Syaifullah Agam, Sabtu (23/8/2025).
Agam mengaku, supaya event ini lebih menarik dan besar gaungnya, ia memberikan catatan agar keterbukaan terhadap informasi atau ide baru di BEN Carnival selanjutnya bisa tercipta.
“Kalau saya ini sudah bagus inisiatifnya keren banget. Cuma sarannya harus lebih ekxposurnya dinaikkan lagi, terus pemberitaannya juga harus dinaikkan lagi,” harapnya.
Ia memberikan contoh misalnya supaya anak muda bisa terlibat lebih banyak. Salah satu bentuk konkret dengan kostum-kostum lebih bervariatif sehingga bisa mengimbangi Fashion Carnival yang lain.
“Karena bagi kita pelestarian ini harus menjadi concern kalau bisa dinaikkan, masyarakat berpartisipasi lebih banyak pihak yang terlibat termasuk Kementerian Kebudayaan,” paparnya.
Agam menambahkan dengan menambah eksposurnya, event ini bisa menjadi semakin bagus. Sehingga Kementerian Kebudayaan mendorong untuk daerah-daerah lebih aktif membuat selebrasi keunikan budaya masing-masing.
Disinggung potensi Kota Blitar, ia menggarisbawahi harus mempunyai hak unik perlu ditonjolkan. Seperti contoh pecut, story telling harus ditonjolkan.
“Ini yang harusnya kita bangsa seni berturut dimenonjolkan story telling yang lain. Melihat animo masyarakat karena ini harusnya lebih bagus lagi,” tandasnya.
BEN Carnival 2025 menyedot animo ribuan masyarakat hadir menyaksikan 43 pertunjukan seni budaya. Salah satu tokoh nasional yang hadir adalah Putera Joko Widodo, Kaesang Pangarep.
Meski tak lama, Kaesang melihat kontingen yang menunjukkan performa di panggung kehormatan. Hanya sekitar belasan menit, ia ke belakang menyapa wartawan Kota Blitar dan bergegas melanjutkan kegiatan di tempat lain. Dimana sebelumnya Kaesang Pangarep berziarah ke Makam Bung Karno. (bahr/red)