PeristiwaTulungagung

Kantongi SLHS, SPPG Polres Tulungagung Jadi Rujukan dari Blitar hingga Trenggalek

×

Kantongi SLHS, SPPG Polres Tulungagung Jadi Rujukan dari Blitar hingga Trenggalek

Sebarkan artikel ini
Kantongi SLHS, SPPG Polres Tulungagung Jadi Rujukan dari Blitar hingga Trenggalek
Food Safety di SPPG Polres Tulungagung. (bahr)

Tulungagung, Mataraman.net –  Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Tulungagung sudah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dari Dinas Kesehatan Tulungagung. Hal ini mengundang banyak SPPG lain untuk belajar dari proses hingga model bangunan SPPG.

Wakapolres Tulungagung Kompol Arie Taufan Budiman membenarkan, SPPG Polres yang terletak di Dusun Krajan Desa Sambirobyong Kecamatan Sumbergempol ini sudah mendapatkan sertifikat laik higenis sanitasi atau SLHS.

“Ini adalah surat resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan sebagai pengakuan bahwa SPPG Polres Tulungagung laik untuk kebersihan dan sanitasi sampai pembuangan limbah akhir,” ujar Kompol Arie Taufan kepada awak media, Selasa (4/11/2025).

Kantongi SLHS, SPPG Polres Tulungagung Jadi Rujukan dari Blitar hingga Trenggalek
Wakapolres Tulungagung Kompol Arie Taufan Budiman. (bahr)

Kompol Arie menerangkan, dengan adanya SLHS disini akan mendukung program MBG. Yaitu untuk menyehatkan generasi putera-puteri bangsa dan warga Indonesia.

Ia mengaku SLHS inj di Tulungagung merupakan yang pertama kali dibanding lainnya. Pengajuan dari pemerintah daerah ini sudah ada perintah dari Kemenkes untuk penerbitan SLHS di SPPG seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Inovasi KHADIJAH Puskesmas Bandung, Tekan Angka Kematian Ibu Hamil

Selain itu, Kompol Arie menambahkan SPPG ini menjadi rujukan sehingga banyak yang datang untuk belajar atau magang. Bahkan beberapa waktu lalu dari Jepang datang kesini untuk mengecek gizi.

Sementara Kabag Log Polres Tulungagung Kompol Siswanto menerangkan untuk magang secara resmi ada dari SPPG Polres Blitar. Nmun demikian untuk rujukan bangunan itu dari Trenggalek  datang untuk meniru model bangunan dan cara kerja.

“Sedangkan untuk relawan magang untuk mengetahui siklus persiapan sampai bahan, masak. Lalu setelah masak pemorsian, pendistribusian, ompreng diambil dicuci sudah selesai,” papar Kompol Siswanto.

Pengamatan penulis di lokasi, lahan SPPG ini terbilang luas mulai dari depan hingga belakang. Bagian dalamnya juga cukup luas dan bersih.

Baca Juga :  Rencana PPN 12% Menyeimbangkan Kebutuhan Negara dan Kesulitan Rakyat

Saluran pembuangan di dalam SPPG ini cukup banyak. Sehingga pembersihan kotoran bekas memasak langsung di siram dengan air bersih dan aliran air masuk ke lubang saluran yang sudah tersedia.

Setelah matang, nasi didiamkan sembari menunggu sayur dan lain sebagainya serta ditutup dengan plastik agar lalat tidak hinggap. Tampak kipas angin besar untuk mendinginkan nasi dan makanan berjajar di tiap sudut.

Untuk menu, SPPG Polres Tulungagung hari ini adalah nasi, telur puyuh bacem, tempe katsu. Kemudian untuk sayuran ada sayur bening jagung serta buah semangka.

Dikarenakan beberapa sekolah SMK di sekitar wilayah SPPG Polres Tulungagung libur, maka sasaran penerima hari ini ada sebanyak 2.669 porsi baik untuk anak PAUD/KB, SMK, serta balita, ibu hamil, ibu menyusui hingga bayi usia 6 sampai 11 bulan. (bahr/red)