ISNU Fasilitasi Beasiswa Kuliah dan Perluas Jaringan Hingga Ranting

Tulungagung, Mataraman.net –  Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui program pendampingan pendidikan tinggi bagi kader Nahdliyin.

Ketua PAC ISNU Besuki, Arfan Malikusholih, M.Pd, menyampaikan pihaknya siap mengawal para pemuda yang ingin melanjutkan studi ke jenjang sarjana dengan berbagai skema beasiswa. Hal tersebut ia sampaikan di sela-sela kegiatan yang bertepatan dengan malam ke-21 Ramadan.

Akses Beasiswa dan Jalur Kuliah Gratis

Arfan menjelaskan bahwa ISNU telah menjalin kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi di Tulungagung untuk meringankan biaya pendidikan. Salah satunya adalah di STAI Diponegoro Tulungagung.

“Kami dari ISNU siap mendampingi. Ada beberapa pilihan kuliah, di antaranya di STAI Diponegoro. Melalui ISNU, biaya bisa hanya separuh, bahkan bisa gratis jika melalui jalur BAZNAS,” terang Arfan saat Safari Ramadhan di Masjid Nurul Hidayah Desa Sedayugunung, Selasa (10/3/2026).

Baca Juga :  Polres Tulungagung Bekuk Pelaku Jambret Terekam Dashcam

Selain itu, ia juga menawarkan opsi kuliah gratis total di Universitas Bhineka (UBHI) PGRI Tulungagung yang berlokasi di sebelah barat kampus UIN SATU. Program tersebut mencakup fasilitas asrama dengan jadwal perkuliahan pada hari Senin hingga Kamis.

“Jadi, kami bisa mendampingi mulai dari proses pendaftaran sampai masuk. Selain itu, ada juga pilihan di UIN Tulungagung. Jika ada yang berminat, silakan berkomunikasi dengan saya atau Mas Arif,” tambahnya.

Selain fokus pada pendidikan, PAC ISNU Besuki juga tengah masif melakukan konsolidasi organisasi. Saat ini, ISNU Besuki menjadi satu-satunya PAC di Tulungagung yang telah berhasil membentuk kepengurusan di tingkat ranting (desa).

Baca Juga :  Resmi Nakhodai Orado Tulungagung, Michail Komitmen Solidkan Cabor Domino

Arfan menyebutkan sejauh ini sudah terbentuk empat ranting di wilayah Besuki. Saat ini, fokus pengembangan diarahkan ke Desa Sedayugunung dengan menggandeng tokoh masyarakat setempat.

” Saya sudah memin6 kepada Mbah Modin untuk memohon bantuan dalam pembentukan Ranting ISNU Sedayugunung,” ujarnya.

Menurutnya, berorganisasi merupakan wadah penting bagi para sarjana untuk menambah pengalaman dan meningkatkan kapasitas diri. Ia berharap, kehadiran ISNU di tingkat desa dapat mencetak kader-kader NU yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerahnya masing-masing.

“Harapannya, setelah lulus sarjana, mereka menjadi kader NU yang berkualitas dan membawa manfaat bagi desa,” pungkasnya. (bahr/red)

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button