Gencarkan Promotif-Preventif, Komisi IX DPR RI Sosialisasi Germas di Tulungagung

Tulungagung, Mataraman.net – Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Nurhadi, SPd, MH menekankan pentingnya optimalisasi fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikannya dalam agenda sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) bertajuk “Budaya Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Tidak Menular” yang digelar di Tulungagung, Selasa (3/3/2026).
Kegiatan yang merupakan hasil kolaborasi antara Komisi IX DPR RI, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dan Poltekkes Kemenkes Malang ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga terhadap deteksi dini penyakit.
Nurhadi menjelaskan penguatan tahapan promotif dan preventif (pencegahan) merupakan kunci efektivitas pelayanan kesehatan nasional. Menurutnya, jika masyarakat rajin melakukan cek kesehatan, maka beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pembiayaan pengobatan dapat ditekan secara signifikan.
“Langkah pencegahan ini jauh lebih efisien. Dengan demikian, APBN tidak hanya terserap mayoritas untuk membiayai pengobatan masyarakat yang sudah sakit, tetapi bisa dialihkan ke program-program produktif lainnya,” ujar Nurhadi di sela-sela kegiatan.
Pria yang juga menjabat sebagai CEO Group Bisnis Jaring Radio ini menambahkan, CKG memungkinkan warga untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka secara dini. Dengan informasi medis yang akurat sejak awal, masyarakat dapat melakukan langkah antisipatif sebelum kondisi fisik memburuk.
“Jika hasil cek menunjukkan tekanan darah atau kadar gula darah tinggi, mereka tentu akan langsung mendapatkan saran dari dokter untuk segera mengubah pola hidup, mulai dari pola makan hingga pola minum,” imbuh mantan anggota DPRD Kota Kediri periode 2009-2014 tersebut.
Nurhadi menaruh harapan besar agar budaya cek kesehatan ini mampu menurunkan jumlah penduduk yang jatuh sakit secara bertahap. Ia menginginkan masyarakat Tulungagung benar-benar memahami cara menjaga diri agar tidak sampai mengalami gangguan kesehatan yang berat.
Senada dengan hal tersebut, Ketua DPD NasDem Tulungagung, Panhis Yodhy Wirawan, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyukseskan program nasional ini. Ia menegaskan bahwa kesehatan adalah aset terpenting yang harus dijaga melalui deteksi dini.
“Tujuannya tidak lain agar semua masyarakat mendapatkan pelayanan deteksi dini terhadap penyakit yang mungkin dialami tanpa harus terbebani biaya,” ungkap Panhis.
Kemudahan Akses dan Koordinasi
Terkait teknis pelaksanaan, Panhis mengimbau warga agar tidak ragu memanfaatkan fasilitas di tingkat Puskesmas. Namun, jika terdapat kendala administratif atau teknis di lapangan, masyarakat diarahkan untuk melakukan koordinasi langsung dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.
“Masyarakat harus paham bahwa CKG ini gratis. Jika ada kesulitan akses di Puskesmas, koordinasi bisa langsung dilakukan ke Dinas Kesehatan. Kami berharap melalui CKG ini, masyarakat Tulungagung menjadi jauh lebih sehat dan produktif ke depannya,” pungkasnya. (bahr/red)



