Tulungagung, Mataraman.net – Prestasi diraih oleh Kabupaten Tulungagung dalam pengelolaan zakat. Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo diganjar penghargaan dalam kategori ‘Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia’. Penghargaan diserahkan saat di BAZNAS Award 2025 yang diselenggarakan di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, pada 26–29 Agustus 2025.
Melalui sinergi yang kuat antara BAZNAS Kabupaten Tulungagung dan Pemerintah Daerah, Tulungagung berhasil meraih sejumlah penghargaan bergengsi di tingkat nasional.
Ketua BAZNAS Tulungagung, Drs. H Suyadi, MM mengungkapkan rasa syukur sekaligus apresiasi atas pencapaian ini. Ia mengaku pemerintah daerah memiliki perhatian besar terhadap gerakan zakat, termasuk memperlihatkan komitmen dalam membangun kesejahteraan masyarakat melalui sinergi bersama BAZNAS.
“Alhamdulillah, prestasi ini menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Tulungagung. Kami mengucapkan selamat kepada Bapak Bupati atas penghargaan yang diraih,” ujar H Suyadi dikutip Mataraman.net, Jum’at (29/8/2025).
Suyadi menerangkan penghargaan yang diraih BAZNAS Tulungagung juga tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, masyarakat, hingga para muzakki dan donatur.
“Ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS memberi dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. Kami berharap ke depan sinergi ini terus terjalin dalam memajukan umat,” ungkapnya.
Dikatakannya, penghargaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan, melainkan juga motivasi untuk terus menguatkan sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS. Ia berharap sinergi ini semakin erat terjalin melalui dukungan penuh dari Pemkab Tulungagung.
“Insyaallah BAZNAS kelak mampu melahirkan lebih banyak program inovatif memperluas jangkauan pemberdayaan. Sekaligus memastikan zakat benar-benar menjadi instrumen penting guna pengentasan kemiskinan,” imbuhnya.
Sebagai informasi, BAZNAS Award 2025 sendiri merupakan kegiatan tahunan yang memberikan apresiasi kepada BAZNAS se-Indonesia atas kinerja dan kontribusinya dalam tata kelola zakat.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Tulungagung berhasil menyabet dua penghargaan penting, yakni kategori ‘BAZNAS Pengentasan Kemiskinan Standar BPS Terbaik’ serta ‘BAZNAS dengan Infrastruktur Terbaik’.
Kedua penghargaan ini meneguhkan bahwa BAZNAS Tulungagung tidak hanya berfokus pada penghimpunan dana zakat, tetapi juga mampu menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Kategori pengentasan kemiskinan standar BPS menunjukkan bahwa program-program BAZNAS Tulungagung telah sejalan dengan indikator resmi pengukuran kemiskinan nasional, sehingga upaya yang dilakukan benar-benar tepat sasaran.
Sedangkan, penghargaan infrastruktur terbaik mencerminkan keberhasilan lembaga dalam membangun sistem digitalisasi, layanan transparan, dan fasilitas yang memudahkan masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, maupun sedekah. (adv/bahr/red)