Tulungagung, Mataraman.net – Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, meminta seluruh jajaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Iskak untuk terus berbenah diri dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Hal itu disampaikan bupati saat menghadiri jalan sehat sebagai rangkaian acara memeriahkan HUT ke-108 rumah sakit milik Pemda Tulungagung tersebut.
Bertempat di parkir timur rumah sakit yang diikuti ratusan peserta, Bupati Gatut Sunu Wibowo berharap, di usianya yang ke-108 tahun, RSUD dr Iskak dapat terus menunjukkan peningkatan kualitas dan tidak mengalami penurunan performa.
“Semoga di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-108 ini Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Iskak Tulungagung dari hari semakin baik tidak turun,” ujar Gatut Sunu, Jum’at (14/11/2025).
Secara tegas, Bupati mengimbau seluruh pegawai dan manajemen untuk melakukan introspeksi diri guna penyempurnaan layanan. Sehingga masyarakat benar-benar percaya dan puas dengan pelayanan yang diberikan.
“Itu saja sekali lagi saya mengimbau ke seluruh pegawai, manajemen rumah sakit dr Iskak untuk bisa berbenah diri berinstrispeksi diri, agar pelayanan kepada masyarakat semakin ditingkatkan,” pesannya.
Menurutnya, pembenahan ini krusial agar publik tetap memandang RSUD dr Iskak sebagai rumah sakit yang luar biasa. Ia mengingatkan bahwa rumah sakit ini telah meraih banyak penghargaan dan apresiasi di tingkat nasional.
Lebih lanjut, Gatut Sunu Wibowo menekankan pentingnya menjaga pamor tersebut agar RSUD dr Iskak ke depannya dapat menjadi rumah sakit yang diperhitungkan, tidak hanya di tingkat regional tetapi juga internasional.
Sebagai kepala daerah, ia menegaskan status RSUD dr Iskak sebagai aset milik pemerintah daerah. Gatut Sunu berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi yang baik dengan manajemen demi kemajuan rumah sakit.
Ia berharap RSUD dr Iskak dapat menjadi institusi yang profesional, independen, dan terus bergerak lebih maju dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Tentunya rumah sakit ini miliknya Pemerintah saya selaku kepala daerah pemilik. Agar menjadi RSUD profesional, tidak bisa diintervensi agar berbenah diri agar lebih maju dibanding tahun-tahun yang lalu,” pungkasnya. (bahr/red)







