PemerintahanTulungagung

Antisipasi Premanisme, Bakesbangpol Tulungagung Sukses Sosialisasi ke Peserta Perwakilan Kecamatan

×

Antisipasi Premanisme, Bakesbangpol Tulungagung Sukses Sosialisasi ke Peserta Perwakilan Kecamatan

Sebarkan artikel ini
Antisipasi Premanisme, Bakesbangpol Tulungagung Sukses Sosialisasi ke Peserta Perwakilan Kecamatan
Suasana Sosialisasi Satgas Premanisme Bakesbangpol Tulungagung. (Istimewa)

Tulungagung, Mataraman.net –  Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Tulungagung sukses menghelat Sosialisasi Satgas Premanisme di Auditorium Bhineka Universitas Bhineka (UBHi) Tulungagung), Kamis (13/11/2025). Kegiatan dengan tema ‘Peran Aktif Masyarakat dalam Pencegahan dan Pemberatan Premanisme untuk Menciptakan Situasi yang Kondusif di Kabupaten Tulungagung’.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Tulungagung, Agus Prijanto Utomo menerangkan premanisme adalah salah satu bentuk gangguan keamanan dan ketertiban sosial yang masih sering muncul di berbagai lapisan masyarakat.

“Premanisme bukan sekadar tindakan kriminal. Tetapi juga mencerminkan melemahnya kepedulian sosial dan disiplin moral di tengah masyarakat,” ujar Agus Prijanto Utomo.

Antisipasi Premanisme, Bakesbangpol Tulungagung Sukses Sosialisasi ke Peserta Perwakilan Kecamatan
Kabid Organisasi dan Ormas Bakesbangpol Tulungagung, Budi Prasetyo. (bahr)

Menurut Agus, apabila dibiarkan, hal ini dapat merusak rasa aman, menghambat aktivitas ekonomi, serta menurunkan kualitas kehidupan sosial. Oleh karena itu, upaya pencegahan dan pemberantasan premanisme tidak dapat hanya diserahkan kepada aparat keamanan semata.

“Perlu adanya partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, melakukan deteksi dini. Serta menolak segala bentuk tindakan yang mengarah pada kekerasan dan intimidasi,” paparnya.

Baca Juga :  Wakil Ketua Komisi E DPRD-BPBD Jatim Edukasi Kesiapsiagaan Bencana ke SMAN 1 Kalidawir

Ia menambahkan harus ada sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta seluruh elemen masyarakat menjadi kunci penting. Yaitu menciptakan kondisi wilayah yang aman, tertib, dan kondusif.

“Lewat kegiatan sosialisasi ini, kami atas nama Pemkab Tulungagung berharap supaya masyarakat semakin memahami pentingnya peran bersama dalam menekan praktik-praktik premanisme. Pun memperkuat nilai-nilai gotong royong, kebersamaan, dan kesadaran bela negara,” tambahnya.

Agus menerangkan bila semua bergandengan tangan, maka stabilitas keamanan di tulungagung dapat terus terjaga, dan pembangunan daerah dapat berjalan dengan baik serta berkelanjutan.

Ia tak lupa juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kodim 0807 Tulungagung yang telah berkenan menjadi narasumber dalam kegiatan ini, serta kepada seluruh peserta yang hadir.

“Melalui semangat, berkontribusi dalam menciptakan keamanan di lingkungan masing-masing,” tandasnya.

Baca Juga :  Uji Kandungan Tanah Petani di Tulungagung: Rekomendasikan Penggunaan Pupuk Berimbang

Sementara, Kabid Organisasi dan Ormas Bakesbangpol Tulungagung, Budi Prasetyo usai sosialisasi mengatakan kegiatan ini untuk mengantisipasi premanisme di wilayah masing-masing. Sementara ini pergerakannya seperti yang disampaikan dari Polres Tulungagung masih ditemui di lapangan.

“Menurut laporan dari masyarakat, itu beberapa oknum maupun dari media serta LSM dan ormas ada yang melakukan tindakan kepada perangkat desa maupun kepala sekolah. Akan tetapi belum ada laporan resmi yang disampaikan ke Polres Tulungagung,” beber Budi kepada awak media.

Budi mengaku praktik seperti itu kemungkinan ada bisa dibilang simbiosis mutualisme. Sehingga mungkin beberapa oknum yang menutupi kejadian pelanggaran hukum, mengetahui sehingga menekan.

“Dan apabila terjadi yang tidak diinginkan, mungkin biasanya seperti ada amplopnya setelah itu pulang,” tandasnya.

Pengamatan penulis, susana sosialisasi terbilang aktif. Karena peserta dari 19 kecamatan se-Tulungagung yang diwakili 3 orang dari tokoh agama, pemuda, maupun tokoh masyarakat ini banyak yang bertanya. (bahr/red)