Gantikan Unit Lama, Dishub Tulungagung Usulkan Penambahan Bus Sekolah Baru

Tulungagung, Mataraman.net – Sejumlah unit Bus Sekolah di Tulungagung terlalu tua karena sudah berusia 24 tahun dan masih tetap beroperasi sampai sekarang. Hal ini membuat Pemkab Tulungagung berencana untuk melakukan peremajaan terhadap Bus Sekolah tersebut.

Kabid Angkutan dan Sarana, Dinas Perhubungan (Dishub) Tulungagung, Oki Sakti Nugrahajati mengatakan, terdapat dua armada Bus Sekolah yang sudah berusia tua. Diketahui, kedua armada Bus Sekolah itu keluaran tahun 2002 yang sudah dioperasikan sejak tahun 2013.

“Program Bus Sekolah gratis pertama kali hadir di Tulungagung pada tahun 2013. Saat itu kita punya tiga unit Bus Sekolah keluaran tahun 2002. Artinya saat ini sudah berusia 24 tahun,” kata Oki Sakti Nugrahajati, Jumat (21/8/2026).

Baca Juga :  Pelajar, Motor dan Risiko yang Dianggap Biasa

Dikarenakan sudah berusia uzur, Dishub Tulungagung berupaya untuk melakukan peremajaan terhadap dua Bus Sekolah itu. Rencananya, Dishub akan mengusulkan penambahan dua unit Bus Sekolah baru kepada Pemkab Tulungagung untuk menggantikan unit lama.

Mengingat, pengadaan armada Bus Sekolah baru sudah masuk ke dalam program prioritas Bupati yang tertuang dalam RPJMD 2025–2029. Upaya ini dilakukan demi memperkuat layanan transportasi publik bagi pelajar di Kabupaten Tulungagung.

“Saat ini kita punya 9 unit Bus Sekolah yang melayani sekitar 700 pelajar setiap harinya. Dua unit Bus Sekolah yang kami ajukan itu rencananya untuk peremajaan dua unit yang sudah cukup berusia,” ungkapnya.

Baca Juga :  390 WBP Lapas Tulungagung Dapat Remisi Hari Kemerdekaan, 4 Orang Langsung Bebas

Rencananya, usulan dua unit Bus Sekolah baru itu rencananya akan direalisasikan pada tahun 2027 mendatang. Mengingat dua unit Bus Sekolah keluaran tahun 2002 itu sering mengalami kendala teknis, sehingga perlu dilakukan peremajaan.

Apabila usulan itu bisa direalisasikan, rencananya untuk unit Bus Sekolah lama akan dipakai untuk membuka satu rute baru yakni Bandung – Tulungagung. Rute ini menjadi prioritas karena tingginya permintaan dari para wali murid.

“Kehadiran fasilitas angkutan gratis ini dinilai efektif untuk menghemat biaya dan meredakan beban ekonomi orang tua murid. Penambahan rute baru ini targetnya juga tahun depan setelah usulan dua unit baru sudah direalisasikan,” pungkasnya. (sal/red)

Baca Juga :  Bayi dari Pelajar Tulungagung Meninggal Usai Melahirkan di Toilet

 

 

Berita Terkait

Berita Terbaru

Pelajar di Tulungagung Meninggal Dunia Usai Tertabrak Mobil Minibus, Begini Kronologinya

Tulungagung, Mataraman.net - Seorang pelajar berinisial RADS (16) warga Kecamatan Ngantru, Tulungagung dilaporkan meninggal dunia pada Jumat (21/8/2026) pagi tadi. Pasalnya, pelajar itu terlibat...