Kediri, Mataraman.net – Berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri dalam menjaga wilayah jantung kota. Salah satunya melakukan ujicoba menertibkan kendaraan yang terparkir di sekitar Jalan Stasiun Kota Kediri.
Penertiban atau larangan parkir kendaraan tersebut berlaku mulai 18.00 sampai 24.00 WIB. Hal itu dibenarkan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri Arief Cholisudin. Ia menerangkan aturan ini diberlakukan mulai Senin kemarin usai menggelar audiensi bersama warga sekitar.
“Aturan tidak boleh parkir sembarangan ini berlaku tidak 24 jam, jadi ditertibkan mulai pukul 18.00 WIB sampai pukul 24.00 WIB,” beber Cholis, Selasa (20/1/2026).
Dikatakannya, petugas dari Dishub Kota Kediri bakal stanby berjaga di sekitar Jalan Stasiun untuk memberitahu pengguna jalan agar tidak parkir di lokasi. Sehingga kawasan tersebut benar-benar steril dari kendaraan parkir sembarangan.
“Kita akan berjaga disana dari pukul 18.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB,” ungkapnya.
Cholis mengaku untuk penertiban bukan hanya dari petugas, pihaknya juga bekerjasama dengan warga sekitar untuk memberitahun pengguna jalan apabila ada yang parkir di sekitar Jalan Stasiun.
“Warga sengaja kita ajak kerjasama juga, jadi nanti setelah petugas dari Dishub berjaga malamnya warga bisa mengingatkan pengguna jalan apabila ada yang parkir di sekitar lokasi,” paparnya.
Tak hanya pengguna jalan warga sekitar juga tidak boleh parkir di jalan stasiun pada jam yang sudah ditetapkan. Perihal kantong parkir, Cholis mengatakan Pemkot Kediri menyiapkan lahan parkir di eks pasific yang tepat di jalan stasiun.
“Buat warga atau pengguna jalan sudah kita siapkan kantong parkir juga, jadi selama waktu yang ditetapkan jika ingin parkir bisa di Ex Pasific itu,” paparnya.
Cholis mengatakan, perubahan aturan tersebut bersifat uji coba. “Ini bersifat uji coba, sampai kapan ditetapkan? menunggu dari atasan,” tukasnya.
Pemkot Kediri mengaku aturan ini diberlakukan dengan alasan Jalan Stasiun menjadi magnet warga. Terlebih di jam-jam tersebut tidak sedikit warga yang datang hanya sekadar ingin tahu atau jalan-jalan. (bahr/red)







