Tulungagung, Mataraman.net – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Erma Susanti, resmi memperkenalkan struktur kepengurusan baru yang mengombinasikan kader senior dan generasi muda. Langkah ini diambil sebagai strategi progresif untuk menghadapi tantangan politik masa depan, di mana mayoritas pemilih didominasi oleh generasi muda.
Erma menyebutkan, struktur baru ini terdiri dari 17 orang yang merepresentasikan berbagai latar belakang usia. Selain mempertahankan kader lama, ia memberikan ruang luas bagi generasi muda untuk bergabung dalam mesin partai.
“Kami ingin perempuan juga terwakili lebih dari 30 persen. Ini adalah tantangan agar gerakan partai lebih cepat dan progresif. Kami melibatkan banyak anak muda untuk menjangkau basis massa yang lebih luas,” ujar Erma Susanti, Selasa (23/12/2025).
Menurut Erma, pelibatan generasi muda sangat krusial mengingat komposisi pemilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) diperkirakan mencapai 59 persen dari kalangan muda. Ia menegaskan bahwa partai tidak boleh lengah dalam mempersiapkan bonus demografi demi mewujudkan Indonesia Emas.
“Kita harus menyiapkan anak-anak muda ini untuk mengisi Indonesia Emas sehingga nanti Indonesia menjadi negara maju. Jika pemudanya loyo, target itu tidak akan tercapai,” imbuh perempuan yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur tersebut.
Saat ini, komposisi anak muda di kepengurusan DPC PDI Perjuangan Tulungagung telah mencapai sekitar 30 persen. Erma optimistis, meski dirinya memiliki tanggung jawab sebagai wakil rakyat di tingkat provinsi dan harus mengurus Daerah Pemilihan (Dapil) Blitar, kinerjanya di Tulungagung tidak akan terganggu.
Erma menjelaskan bahwa mobilitas antara Surabaya, Blitar, dan Tulungagung adalah hal yang biasa baginya. Ia merasa tidak ada kendala teknis yang berarti karena pemanfaatan teknologi dapat membantu koordinasi partai maupun tugas legislatif secara daring (online).
“Insyaallah tidak ada masalah, yang penting diberi kesehatan karena saya sudah biasa hidup di jalan. Untuk Dapil Blitar juga tetap menjadi tanggung jawab saya sesuai instruksi Ibu Ketua Umum. Di sana tim sudah mapan (settle),” ungkapnya.
Erma menaruh harapan besar kehadirannya di Tulungagung juga dimaksudkan untuk menyerap energi perjuangan guna memastikan PDI Perjuangan tetap konsisten membela hak-hak rakyat kecil (wong cilik). Termasuk partai berlambang banteng moncong putih tersebut semakin dicintai masyarakat.
“Dan terus konsisten dalam mewujudkan Indonesia yang lebih adil dan sejahtera,” tandasnya. (bahr/red)







