KesehatanPemerintahanTrenggalek

Dispertapan Trenggalek Pastikan Makanan di 34 SPPG Bebas Residu Pestisida

×

Dispertapan Trenggalek Pastikan Makanan di 34 SPPG Bebas Residu Pestisida

Sebarkan artikel ini
Dispertapan Trenggalek Pastikan Makanan di 34 SPPG Bebas Residu Pestisida
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek, Imam Nurhadi. (bahr)

Trenggalek, Mataraman.netTim Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) Kabupaten Trenggalek menjamin keamanan Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) yang digunakan dalam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Puluhan sampel yang diuji dinyatakan bebas dari residu pestisida.

Pengawasan keamanan dan mutu PSAT ini merupakan bagian dari upaya Dinas Pertanian dan Pangan Trenggalek dalam mendukung program utama pemerintah, yakni Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertapan) Kabupaten Trenggalek, Imam Nurhadi, membenarkan hasil uji tersebut. Ia menyatakan, pihak dinas berfokus mengupayakan keamanan pangan segar di dapur-dapur SPPG.

“Intinya kita mengupayakan keamanan pangan segar di dapur SPPG. Insyaallah Trenggalek aman (di 34 SPPG Trenggalek),” ujar Imam Nurhadi kepada penulis, Senin (17/11/2025).

Baca Juga :  Berdayakan Disabilitas, DWP Kemensos Berikan Bantuan ke Yayasan Naeema Trenggalek

Selama periode pengawasan, Tim OKKPD tidak hanya memeriksa kondisi kebersihan gudang dan ketersediaan sarana yang digunakan, tetapi juga mengambil 30 sampel PSAT yang meliputi beras, buah, dan sayur. Sampel-sampel ini merupakan jenis pangan yang paling sering digunakan dalam menu MBG.

Pengujian kandungan residu pestisida dilakukan menggunakan alat uji cepat (rapid test kit). Hasil pengujian terhadap 30 sampel tersebut menunjukkan hasil negatif, yang secara teknis menandakan pangan tersebut aman untuk dikonsumsi.

“Selain uji residu, Tim OKKPD juga melakukan uji visual secara mendalam terhadap sampel beras,” bebernya.

Pengujian ini berfokus pada parameter bebas hama (seperti serangga, kutu, atau ulat) serta bebas bau apek, asam, atau bau asing lainnya. Hasil uji visual ini memastikan bahwa seluruh sampel beras yang digunakan di 34 SPPG tersebut dalam kondisi baik.

Baca Juga :  Pemkot Kediri Uji Coba Larang Parkir di Jalan Stasiun Mulai 18.00-24.00

“Lalu bebas hama, dan tidak memiliki bau yang mengganggu,” ulasnya.

Imam Nurhadi menegaskan bahwa langkah pengawasan ini akan terus dilakukan untuk memastikan anak-anak penerima manfaat MBG mendapatkan asupan pangan yang tidak hanya bergizi, tetapi juga terjamin keamanannya. (bahr/red)