Tulungagung, Mataraman.net – Ratusan warga di Kecamatan Besuki Tulungagung berduyun-duyun ke Kantor Desa Keboireng Tulungagung. Mereka mengambil bantuan pangan dari pemerintah melalui Bulog sejumlah 20 kilogram dan 4 liter minyak goreng, untuk periode Februari-Maret.
Salah satu penerima, Katiyem (51) mengatakan merasa senang mendapatkan bantuan pangan ini. Karena cukup membantu bagi masyarakat bawah dalam mencukupi kebutuhan pangan. Baginya, bantuan pangan merupakan angin segar di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok yang sering memberatkan masyarakat kelas bawah.
“Perasaannya senang sekali, ini dapat bantuan juga bersama anak. Sebelumnya belum dapat, sekarang anak saya juga dapat. Terima kasih Pak Bupati atas bantuannya, semoga terus lancar,” ujar Katiyem dengan raut wajah semringah, Rabu (8/4/2026).

Ia menjelaskan bantuan 20 kilogram beras tersebut akan digunakan untuk mencukupi konsumsi keluarga sehari-hari. Dengan adanya bantuan ini, Katiyem merasa beban pengeluaran dapurnya berkurang drastis.
“Iya digunakan untuk makan sehari-hari satu keluarga. Satu karung 10 kilogram bisa sampai 10 hari,” tutupnya.
Kepala Perum Bulog Cabang Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan, memaparkan secara terperinci mengenai total logistik yang disalurkan. Untuk wilayah Tulungagung, pihak Bulog mendistribusikan sebanyak 2.951 ton beras dan 598 kiloliter minyak goreng kepada 149.572 Penerima Bantuan Pangan (PBP).
Stok Beras di Tulungagung Surplus
Yonas menegaskan masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan isu kelangkaan pangan. Saat ini, kondisi stok di gudang Bulog Cabang Tulungagung dalam status sangat aman, bahkan mengalami surplus.
“Serapan kita sudah mencapai 30 persen lebih dari target satu tahun. Khusus untuk Tulungagung, kami sudah menyerap 20 ribu ton Gabah Kering Petani (GKP). Sebagian besar sudah diolah menjadi beras dan masuk ke gudang,” jelasnya.
Ia menambahkan, karena gudang induk sudah penuh, pihaknya bahkan telah menyiapkan gudang-gudang swasta yang disewa untuk menampung hasil panen petani.
“Jadi, insyaallah kelangkaan atau kerawanan pangan tidak akan terjadi di wilayah ini,” imbuhnya.
Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, yang hadir langsung di Desa Keboireng untuk meninjau penyaluran, menyatakan bahwa kegiatan ini mencakup empat desa sekaligus, yakni Desa Keboireng, Sedayugunung, Wateskroyo, dan Tulungrejo.
Gatut menegaskan program ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat miskin. Program bantuan cadangan pangan ini merupakan instruksi pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang dilaksanakan melalui kolaborasi antara Bulog dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung.
“Kriteria penerima sudah ditentukan melalui data Dinas Sosial, sehingga insyaallah bantuan ini tepat sasaran. Ini harus diserahkan langsung kepada masyarakat yang berhak,” tegas Gatut Sunu
Lebih lanjut, Bupati juga meminta peran aktif masyarakat dan media untuk mengawasi distribusi tersebut. Ia berjanji akan menindak tegas jika ditemukan adanya salah sasaran dalam pembagian bantuan ini.
“Jika rekan media atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) menemukan adanya penerima yang tidak sesuai kriteria, segera laporkan. Kami akan tindak lanjuti sebagai bukti komitmen kami bahwa pemerintah benar-benar hadir untuk rakyat,” pungkasnya. (bahr/red)


